Pemerintah Spanyol: Perawat Diperiksa Negatif Virus Ebola
Senin, 20 Oktober 2014 6:28 WIB
Madrid, (Antara/Xinhua-OANA) - Teresa Romero, perawat Spanyol yang berusia 44 tahun dan terserang Ebola saat merawat pasien, tampaknya terbebas dari virus itu dalam pemeriksaan pertama yang dilakukan Ahad, kata Komite Khusus Pemerintah Spanyol.
Komite Khusus tersebut dibentuk 10 hari sebelumnya untuk membantu menangani krisis Ebola di Spanyol.
Komite itu belakangan mengatakan pemeriksaan pertama yang dilakukan terhadap Romero --yang menjadi orang pertama yang tertular virus Ebola-- memperlihatkan ia memiliki "tingkat nol virus tersebut" di dalam darahnya, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Namun, katanya, itu bukan berarti ia sembuh.
Tapi jika pemeriksaan kedua, yang direncanakan dilakukan dalam 24 sampai 48 jam ke depan, memberi hasil yang sama, ia akan dianggap telah menang dalam perjuangannya melawan virus tersebut.
Sebanyak 15 orang yang masih berada dalam pengawasan di Rumah Sakit Carlos III belum memperlihatkan gejala penyakit itu, kata Komite Khusus tersebut. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018