Kerry-Lavrov akan Bertemu di Paris dengan Agenda Ukraina, Suriah
Kamis, 9 Oktober 2014 12:52 WIB
Wshington, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry akan bertemu dengan timpalannya Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pekan depan di Paris dengan isu-isu dari
Ukraina sampai Suriah diatur dalam agenda utama.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki menegaskan, kedua pemimpin akan bertemu di ibu kota Prancis, setelah Kerry menghadiri pembicaraan di Kairo pada Ahad mengenai pembangunan kembali Jalur Gaza setelah perang 50 hari dengan Israel.
Pertemuan mendatang di tengah upaya negara-negara Barat untuk mempertahankan kesepakatan gencatan senjata 5 September di Ukraina yang telah dilanggar secara sistematis di timur negara itu.
Kerry memperingatkan lagi Rabu bahwa jika Moskow tidak menarik pasukannya dari Ukraina timur sanksi-sanksi tambahan AS dan Uni Eropa bisa mengikuti.
"Kami sepakat mengenai perlunya bagi Rusia untuk menarik pasukannya segera dari Ukraina, untuk mengakhiri dukungan material separatis dan untuk memenuhi komitmen berdasarkan gencatan senjata Minsk," kata Kerry setelah bertemu dengannya Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond.
"Tindakan Rusia selama beberapa bulan terakhir telah menantang prinsip-prinsip sistem internasional kami yang paling dasar," kata diplomat tertinggi AS itu bersikeras.
"Perbatasan tidak dapat dan tidak boleh digambar ulang dengan laras senjata. Dan rakyat memiliki hak di negara mereka sendiri dalam batas-batas kedaulatan mereka untuk menentukan masa depan mereka sendiri."
Amerika Serikat dan Uni Eropa telah memberlakukan berbagai
sanksi terhadap Moskow untuk pencaplokannya atas semenanjung selatan
Krimea, Ukraina, dan dukungan separatis pro-Rusia di Ukraina timur.
"Bersama dengan G-7, mitra Eropa kami dan sekutu lain, kita harus
membuat jelas bahwa kita siap untuk berbuat lebih banyak lagi untuk memastikan bahwa tatanan internasional berlaku," kata Kerry memperingatkan.
Setelah perjalanannya ke Paris, diplomat tertinggi AS kemudian akan melakukan perjalanan ke Wina untuk bertemu dengan mitranya dari Iran guna membahas program nuklir Teheran.(*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri Luar Negeri Rusia-China bahas kerja sama perangi virus corona baru
02 February 2020 7:10 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018