PM Spanyol Desak Dialog Atas Permintaan Kemerdekaan Katalunya
Sabtu, 4 Oktober 2014 21:06 WIB
Madrid, (Antara/AFP) - Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy Sabtu menyeru dilakukannya dialog saat para pemimpin Katalunya terus berkeras dengan permintaannya untuk pemungutan suara atas kemerdekaan dari Madrid.
"Hukum dan dialog, ini adalah cara keluar dari situasi di Katalunya ... tidak ada yang kebal hukum," kata Rajoy, seraya menambahkan, "Saya ingin kami tetap bersama".
Pernyataannya muncul sehari setelah pemimpin Katalunya mengatakan mereka akan menentang keputusan Mahkamah Konstitusi yang memblokir referendum kemerdekaan yang direncanakan pada tanggal 9 November.
Partai-partai pro kemerdekaan Katalunya menyatakan mereka "bersatu" untuk masalah itu, yang mengancam akan memicu krisis konstitusi terbesar Spanyol dalam beberapa dasawarsa terakhir.
Dipicu oleh referendum kemerdekaan bulan lalu di Skotlandia - meskipun para pemilih kemudian menolak kemerdekaan - ratusan ribu warga Katalan telah melakukan aksi unjuk rasa di jalan-jalan dalam beberapa pekan terakhir, menuntut referendum mereka sendiri.
Bangga atas bahasa dan budayanya yang berbeda, sebagian besar dari 7,5 juta warga Katalunya telah lama mengeluh jika mereka mendapatkan kesepakatan mentah dari pemerintah di Madrid, yang memutuskan bagaimana pajak mereka dibelanjakan. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018