Padang, (Antara) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang akan melakukan peremajaan traffic light yang ada di jalur By Pass, yang rencananya akan dibangun dua jalur, sebagai salah satu opsi untuk mengatasi kemacetan. Kepala Seksi (Kasi) Prasarana dan Fasilitas Lalu Lintas Dishub Padang, Candra Eka Putra, di Padang, Kamis, mengatakan selain itu pihaknya juga akan mengaktifkan kembali dua traffic light yang menjadi titik terparah kemacetan, yakni Simpang Tarak Paneh dan Kampung Alang. Atau, sebutnya, dengan memberlakukan penutupan jalan dari kendaraan berat pada jam-jam sibuk untuk kedua jalur tersebut. "Dua opsi tersebut sedang kita pertimbangkan mana yang nantinya akan lebih efektif dalam mengatasi kemacetan pada jam-jam sibuk tersebut," katanya. Ia melanjutkan rencana setelah pelebaran pembuatan dua jalur By Pass selesai, akan ada pergantian "traffic light" sepanjang jalan itu jika opsi sebelumnya tidak bisa mengatasi kemacetan. "Anggaran untuk pegantian traffic light di sepanjang jalur By Pass ini memang belum diadakan, karena menunggu pembuatan dua jalur selesai. Sedangkan untuk anggaran jasa service dan perawatan traffic ligth dalam kota sekitar Rp47 juta per tahun," katanya. Sementara itu, katanya, pihaknya mempunyai program untuk mengganti secara bertahap semua traffic light yang ada di dalam kota menjadi ATCS (Automotic Traffic Control System). Data sementara untuk traffic light ATCS sudah terpasang sekitar lima unit pada tahun lalu di sejumlah titik di tengah kota. Untuk tahun ini, katanya, ada penambahan sekitar delapan unit dan tahun depan direncanakan 10 unit lagi. (*/cpw)