Prancis Ingin Pejuang Jihad Libya Di-Blacklist PBB
Sabtu, 27 September 2014 5:37 WIB
PBB, AS, (Antara/AFP) - Prancis menginginkan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa menambahkan kelompok Islam Libya Ansar al-Sharia untuk dimasukkan ke dalam daftar-hitam terorisnya, kata Menteri Luar Negeri Laurent Fabius Kamis, dan menyatakan Libya adalah "tong mesiu teroris."
Aktif di kota kedua Libya Benghazi, Ansar al-Sharia sudah didaftar teroris oleh AS, dan parlemen Libya juga telah memberi label mereka teroris.
"Prancis telah meminta agar Ansar al-Sharia ditambahkan ke dalam daftar teroris Dewan Keamanan, yang disebut daftar Al-Qaida," kata Fabius dalam pertemuan mengenai Libya yang diadakan di sela-sela Dewan Keamanan PBB.
"Kita harus memastikan bahwa kelompok-kelompok ini menghadapi sanksi," kata Fabius, yang menggambarkan Libya sebagai "tong mesiu teroris."
Inklusi pada daftar teror PBB berarti anggota kelompok tergantung pada larangan visa, pembekuan aset dan embargo senjata.
Libya yang kaya minyak telah diguncang oleh ketidakstabilan politik sejak pemberontakan yang didukung NATO menggulingkan dan membunuh diktator kawakan Moamer Gaddafi pada tahun 2011.
Tiga tahun kemudian, pemerintah Perdana Menteri Abdullah al-Thani dan parlemen yang pemilihannya dilakukan Juni dan diakui secara internasional ditantang oleh pesaingnya, pemerintah yang didukung oleh kubu Islam.
Negara ini juga sedang terkoyak oleh pertempuran antara para pejuang Islam dan milisi nasionalis. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gelar Rakor pelaksanaan ILASPP, Menteri Nusron Ingin perbanyak peta 1:5.000 untuk percepat penyusunan RDTR
30 January 2026 10:10 WIB
Carrick ingin performa saat hadapi City jadi standar baru Manchester United
19 January 2026 10:57 WIB
Michael Carrick tak ingin terbawa euforia usai Manchester United kalahkan City
18 January 2026 5:24 WIB
Menteri Nusron ingin tokoh keagamaan terlibat aktif dalam penyelesaian sertipikasi tanah wakaf
08 January 2026 16:29 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018