Hollande Konfirmasi Pembunuhan Sandera Prancis di Aljazair
Kamis, 25 September 2014 7:14 WIB
Paris, (Antara/Xinhua-OANA) - Presiden Prancis Francois Hollande pada Rabu (24/9) mengkonfirmasi kematian seorang pria Prancis yang diculik di Aljazair Timur oleh satu kelompok yang memiliki hubungan dengan gerilyawan Negara Islam (IS) di Irak dan Suriah.
Dalam satu pertemuan Sidang Majelis Umum di Kota New York, Amerika Serikat, Hollande mengkonfirmasi herve Gourde (55) --yang ditawan oleh gerilyawan-- "dibunuh secara pengecut dan kejam".
"Pembunuhan ini akan memperkuat tekad kami untuk terus memerangi aksi teror di mana saja. Kami akan melanjutkan perang melawan Daesh. Oleh karena itu serangan udara militer akan berlanjut," kata Hollande, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi.
Presiden Prancis tersebut mengatakan ia berencana memimpin pertemuan pertahanan di Elysee pada Kamis guna membahas operasi militer Paris di Irak dan cara menjamin keselamatan warga serta orang asing.
Di dalam satu rekaman video, IS mendesak pengikutnya agar menyerang orang Barat yang negara mereka telah bergabung dalam satu koalisi untuk memerangi kelompok mujahidin setelah Prancis pada Jumat lalu (19/9) melancarkan serangan udara pertamanya sehingga menghancurkan sasaran IS.
Prancis menaikkan tingkat ancaman di 30 kedutaan besarnya di seluruh Timur Tengah dan Afrika, dan mendesak warga negara Prancis di kedua wilayah itu agar sangat berhati-hati dan secara seksama mengikuti saran keamanan kementerian tersebut. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Arne Slot konfirmasi Liverpool akan rotasi pemain saat lawan Southampton
23 September 2025 11:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018