WSJ: Obama Rinci Rencana Perangi Ebola Selasa
Senin, 15 September 2014 11:16 WIB
New York, (Antara/Reuters) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama Selasa diperkirakan akan menjelaskan secara rinci rencana untuk meningkatkan keterlibatan negaranya dalam pengurangan wabah Ebola di Afrika Barat, kata "Wall Street Journal" Minggu.
Rencana itu akan membuat keterlibatan militer AS lebih besar dalam menanggulangi wabah tercatat terburuk dan mematikan Virus Ebola, kata laporan Journal, mengutip orang yang akrab dengan
usulan itu.
Wabah itu kini telah menewaskan lebih dari 2.400 orang, sebagian besar di Liberia, tetangganya Guinea dan Sierra Leone karena buruknya
sistem aumber daya kesehatan di Afrika Barat selama ini.
Pemerintah AS telah berkomitmen untuk menyediakan sekitar 100
juta dolar guna mengatasi wabah tersebut dengan menyediakan alat-alat pelindung bagi petugas kesehatan, makanan, air, kesehatan dan peralatan kebersihan.
Obama akan meminta Kongres untuk tambahan 88 juta dolar guna
mendanai proposalnya itu, kata WSJ.
Rincian rencana diharapkan dibeberkan selama kunjungan Obama Selasa ke Pusat untuk Pengendali dan Pencegahan Penyakit di Atlanta.
Langkah ini muncul hanya beberapa hari setelah Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf meminta kepada Obama untuk bantuan darurat, mengatakan bahwa tanpa itu negaranya akan kalah melawan penyakit tersebut.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa
epidemi menyebar secara eksponensial di Liberia, di mana lebih dari
separoh dari jumlah kematian telah dicatat.
Militer AS mengatakan baru-baru bahwa pihaknya akan membangun 25 tempat tidur rumah sakit lapangan di Liberia untuk merawat para petugas kesehatan yang terinfeksi, tetapi akan menyerahkannya kepada Liberia untuk menjalankannya.
Pada Jumat, Duta Besar AS untuk Liberia Deborah Malac mengatakan,
Washington akan melatih pasukan keamanan dalam operasi isolasi,
setelah anak laki-laki ditembak mati bulan lalu ketika tentara Liberia
menembaki kerumunan orang memprotes karantina di lingkungan Monrovia. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Stafsus presiden Ayu Kartika Dewi terpilih wakili Indonesia di Obama Foundation Leaders
18 November 2022 13:55 WIB, 2022
Mantan penasihat pemerintahan Obama dibidik Biden masuk tim ekonomi
30 November 2020 10:46 WIB, 2020
Biden pertimbangkan bekas penasihat keamanan nasional Obama pimpin CIA
26 November 2020 9:19 WIB, 2020
Obama dan Bush kecam Trump saat memberikan pidato penghormatan mendiang McCain
02 September 2018 7:23 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018