Konvoi Rusia Sampaikan Bantuan ke Ukraina
Minggu, 14 September 2014 6:05 WIB
Moskow, (Antara/AFP) - Rusia telah menyampaikan pengiriman bantuan kedua kepada Ukraina yang dikuasai pemberontak, pengiriman truk yang membawa 2.000 ton barang tak dikawal di seberang perbatasan.
"Misi kemanusiaan kedua membawa 2.000 ton bantuan ke Donbass," kata berita di saluran milik negara Rusia Rossiya 24, Sabtu, mengacu pada wilayah yang dikuasai pemberontak Ukraina timur.
"Makanan, obat-obatan dan pakaian hangat telah dikirim ke Lugansk," kata berita lain, mengacu pada salah satu kota yang rusak paling parah di tangan separatis pro-Moskow.
Tujuh puluh truk telah diturunkan dan sedang dalam perjalanan mereka kembali ke Rusia, kata saluran tersebut. Semua kendaraan akan dibongkar sebelum pukul 15.00 GMT.
Rusia pertama mengirimkan konvoi bantuan lebih dari 200 truk pada Agustus tanpa kesepakatan akhir Ukraina dan pemantau Palang Merah, memicu kemarahan di Kiev.
Juru bicara kementerian darurat Rusia menolak berkomentar,
mengutip sensitivitas situasi pada Sabtu.
Saluran negara Rusia sebelumnya mengatakan bahwa konvoi lebih dari 300 truk membawa sereal, pasta, gula, obat-obatan, diesel, generator listrik dan selimut.
Kiev dan pemberontak setuju untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan ke timur Ukraina dalam kesepakatan yang ditandatangani di Minsk pekan lalu.
Ratusan ribu orang di Ukraina timur yang babak-belur dilanda perang menderita kekurangan pasokan dasar, kurangnya air yang mengalir dan listrik karena kehancuran yang luas akibat penembakan berat. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
12 hari dirawat, atlet gimnastik Indonesia Naufal wafat saat pelatihan di Rusia
26 September 2025 8:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018