OJK Nilai Rasio Permodalan Perbankan Masih Tinggi
Kamis, 11 September 2014 19:47 WIB
Jakarta, (Antara) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi permodalan perbankan nasional masih tinggi, meskipun terdapat kewaspadaan potensi pembalikan arus modal, salah satunya akibat normalisasi kebijakan ekonomi Amerika Serikat terhadap negara berkembang.
Kondisi masih baiknya industri perbankan terindikasi dari rasio kecukupan modal (Capital Adequancy Ratio/CAR) sebesar 19,39 persen, kata Deputi Komisioner Manajemen Strategis IB OJK Lucky Fathul Aziz di Jakarta, Kamis.
"CAR didominasi komponen modal inti (tingkat I), rentabilitas stabil dengan kecenderungan sedikit menurun," ujarnya, yang mengemukakan hasil Rapat rutin Dewan Komisioner OJK.
Dia mengatakan Otoritas juga memandang rentabilitas perbankan stabil. Hal tersebut terindikasi dari tingkat Return on Asset (RoA) yang stabil.
Adapun, Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) perbankan masih relatif meningkat, kata Lucky.
Hasil evaluasi dari Rapat Dewan Komisioner juga menyoroti kondisi global mengenai pemulihan ekonomi pada negara maju yang terus berlanjut namun tidak merata.
Mulai pulihnya ekonomi global dapat berdampak pada semakin ketatnya likuiditas keuangan di negara negara berkembang, karena dana investasi kembali mengalir ke negara maju.
Selain itu, Lucky mengemukakan membaiknya indikator ketenagakerjaan di Amerika Serikat dapat menimbulkan spekulasi percepatan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS The Fed, yang diperkirakan pada semester I 2015. Hal itu juga dapat menimbulkan pembalikkan arus modal.
Namun, jika melihat likuiditas perbankan, Lucky mengatakan rasio cukup stabil dengan tingkat resiko yang juga relatif stabil.
Hal itu terindikasi dari alat likuid perbankan yang dinilai cukup memadai untuk mengantisipasi potensi penarikan DPK. OJK mencatat rasio alat likuid terhadap DPK pada Juli 2014 adalah sebesar 17 persen. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Pertahan Pasaman gelar persiapan pembaruan peta zona nilai tanah 2026
10 February 2026 19:22 WIB
DPRD Agam nilai pengadaan mobil dinas kepala daerah tak pas kondisi bencana
04 February 2026 18:00 WIB
Wawako Sawahlunto dorong penguatan pendidikan Al-Quran berbasis pemahaman nilai
30 January 2026 8:52 WIB
Masyarakat nilai pelayanan pertanahan Kementerian ATR/BPN semakin cepat dan informatif
22 January 2026 13:22 WIB
Sejalan dengan progul, Wawako Maigus Nasir nilai PORSEMA II dorong peningkatan kompetensi guru
15 January 2026 14:00 WIB