AS Lanjutkan Serangan Udara Terhadap ISIL
Rabu, 20 Agustus 2014 12:05 WIB
Washington, (Antara/Xinhua-OANA) - Militer AS akan melanjutkan serangan udara terhadap pasukan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) dan upaya kemanusiaan buat warga sipil Irak, kata Pentagon pada Selasa (19/8).
"Tak ada yang berubah mengenai misi yang kami lancarkan di dalam Irak. Serangan udara disahkan pada dua bidan misi --bantuan kemanuisaan dan perlindungan instalasi dan personel AS," kata John Kirby, Sekretaris Pers Departemen Pertahanan AS selama satu taklimat.
Serangan udara di Bendungan Mosul dan sekitarnya cocok buat kedua kategori itu, katanya.
"Kami percaya bahwa, kalau bendungan tersebut tetap berada dalam kekuasaan ISIL --yang keinginannya tidak jelas sama sekali dan tentu saja bukan untuk kepentingan utama rakyat Irak-- kalau bendungan itu diledakkan atau dibuka dan membanjiri gerbang, itu dapat memiliki dampak sampai kesebelah selatan Baghdad," kata pejabat tersebut.
Ia menambahkan pasukan Irak dan Kurdi terus menguasai bendungan tersebut, yang terbesar di negeri itu dan menyediakan air, listrik serta kendali pangan buat 1,7 juta warga Mosul, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang.
Lokasi bendungan tersebut dan kondisinya yang genting berarti dikuasanya bendungan itu oleh pasukan ISIL menimbulkan ancaman buat instalasi dan personel AS di Baghdad. Kalau bendungan tersebut tak berfungsi atau disabot, kerusakan yang diakibatkannya akan meningkat jadi bencana kemanusiaan, katanya.
Satu dokumen 2009 oleh beberapa ahli geologi Mosul University memperkirakan sebanyak 54 persen Mosul akan berada maksimal 25,3 meter di bawah air kalau bendungan itu jebol. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Emas Antam Rabu (18/02/2026) hari ini, lanjutkan tren penurunan, kini Rp2,878 juta/gr
18 February 2026 9:21 WIB
Carrick sebut Manchester United harus lanjutkan momentum setelah menang lawan Arsenal
26 January 2026 18:47 WIB
Basarnas lanjutkan pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
21 January 2026 10:57 WIB
Emas Antam lanjutkan tren lonjakan harga, kini naik Rp21.000 per gram, hari ini Selasa (13/01/2026)
13 January 2026 9:52 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018