Phnom Penh, (Antara/Xinhua-0ANA) - Sebanyak 123 anggota Parlemen Kamboja (MP) dari partai yang berkuasa dan oposisi akan memberikan suara Selasa pekan depan untuk memilih kepemimpinan mereka, kata Perdana Menteri Hun Sen, wakil ketua Partai berkuasa Rakyat Kamboja (CPP), Senin. Oposisi Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP) dengan 55 anggota di parlemen mengakhiri boikot panjang 10-bulan parlemen mereka pada awal bulan ini setelah Hun Sen dan Presiden CNRP Sam Rainsy mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perbedaan mereka selama pemilu tahun lalu, di mana partai yang berkuasa memenangkan 68 kursi. Berdasarkan kesepakatan itu, CNRP akan memegang posisi sebagai wakil ketua pertama parlemen dan lima kursi dari 10 komisi di lembaga legislatif. Selain itu, CNRP akan mengendalikan empat dari sembilan kursi calon di Panitia Pemilihan Nasional. "Pada Selasa pekan depan, akan ada penilaian untuk kepemimpinan parlemen," kata Hun Sen pada konferensi ketahanan pangan dan gizi. "Jangan khawatir, Partai Rakyat Kamboja akan menghormati janji kami dan memilih kandidat yang diajukan CNRP." Jaminan perdana menteri muncul setelah beberapa anggota parlemen oposisi menyuarakan keprihatinan mereka bahwa partai yang berkuasa mungkin melanggar janji dan tidak memilih mereka. Anggota parlemen senior CPP Cheam Yeap mengatakan ketua parlemen saat ini, Heng Samrin, akan tetap menjadi ketua, sedangkan wakil ketua parlemen pertama saat ini Nguon Nhel akan melepaskan posisinya kepada CNRP dan menjadi wakil ketua parlemen kedua. (*/sun)