Kairo, (Antara/AFP) - - Seorang tentara Amerika Serikat yang bertugas di misi Pasukan Multinasional dan Pengamat (MFO) di Sinai, Mesir, terluka ketika sejumlah pria bersenjata menembak kampnya Senin malam, kata seorang pejabat keamanan. Semenanjung Sinai yang bergolak mengalami lonjakan serangan gerilyawan sejak militer menggulingkan Presiden dari kubu Islam Mohamed Moursi pada Juli 2013. Para pejabat keamanan mengatakan bahwa tentara tersebut terluka di lengan dan dirawat oleh para petugas medis di kamp MFO, dekat desa Sinai utara, El-Joura. Sejak pemecatan Moursi polisi telah menindak para pendukung kubu Islamnya, Ikhwanul Muslimin, dan sedikitnya 1.400 tewas dalam bentrokan jalanan serta ribuan dijebloskan ke penjara. Tentara Mesir baru-baru ini mengintensifkan serangan terhadap para pejuang Islam itu setelah kelompok gerilyawan menewaskan 22 tentara dalam serangan terhadap satu pos pemeriksaan dekat perbatasan barat dengan Libya. MFO adalah misi penjaga perdamaian multinasional independen di Sinai, yang berbatasan dengan Israel dan Jalur Gaza, Palestina. Perannya adalah untuk memantau pelaksanaan perjanjian damai tahun 1979 yang mmeimpin penarikan tentara Israel dari Sinai. (*/sun)