Dahlan: Saya Tidak Menyodorkan Diri Jadi Menteri
Senin, 4 Agustus 2014 15:39 WIB
Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan tidak akan menyodorkan diri untuk masuk dalam jajaran kabinet presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Saya memilih untuk tidak menyodorkan diri, tidak ikut rebutan, tidak ikut setor muka untuk bisa mendapatkan posisi di kabinet itu," kata Dahlan, usai menggelar Halal Bilhalal dengan 300 direksi dan komisaris BUMN, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin.
Menurut Dahlan, saat ini banyak yang berebut untuk menduduki kursi kabinet pada periode 2014-2019.
"Saya menyadari sepenuhnya tentunya banyak orang yang menjadi menteri dari sejarah dukungan. Banyak juga orang yang berjasa mendukung Jokowi," tegasnya.
Karena itu ujar Dahlan, mengaku tidak ingin ikut berebut menjadi pembantu Presiden.
"Ada yang merasa berjasa. Saya sendiri juga belum tentu berjasa. Saya sendiri yang mendukung pak Jokowi itu sudah di minggu-minggu terakhir," ujarnya.
Mantan Dirut PT PLN ini mengibaratkan, dukungan kepada Jokowi-Jusuf Kalla seperti perjalanan kereta dari Jakarta ke Surabaya.
"Orang ada yang sudah mendukung pak Jokowi dari Surabaya, sementara saya mendukungnya pada posisi kereta sudah sampai Jatinegara. Jadi serahkan sepenuhnya kepada pak Jokowi untuk menentukan kabinetnya tanpa harus dibebani dan tanpa harus orang seperti saya," ujar Dahlan.
Sebelumnya beredar luas di dunia maya susunan kabinet bayangan presiden terpilih Jokowi-Jusuf Kalla.
Dalam ragam kabinet bayangan tersebut terdapat sejumlah tokoh partai koalisi seperti Surya Paloh, Muhaimin Iskandar, serta beberapa kader dari PDI Perjuangan lainnya.
Termasuk Dahlan Iskan yang disebut-sebut masuk sebagai calon Menteri Koordinator Perekonomian bersaing dengan Chairul Tanjung, Faisal Bari.
Sementara pada posisi Menteri BUMN, Dahlan Iskan bersaing dengan Ignasius Jonan yang saat ini menjabat Dirut PT Kereta Api (Persero). (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018