Keluarga: Mantan Wakil PM Libya Diculik di Tripoli
Rabu, 30 Juli 2014 6:39 WIB
Tripoli, (Antara/AFP) - Satu kelompok bersenjata menculik seorang mantan wakil perdana menteri Libya yang baru terpilih sebagai anggota parlemen, Mustapha Abu Shagur, di ibu kota Tripoli, Selasa, kata keponakannya.
"Sejumlah pria dalam tiga mobi menculik l paman saya dari rumahnya dan membawanya pergi ke tujuan yang tidak diketahui," kata Issam al-Naass kepada AFP.
"Dua puluh menit sebelum penculikan, Abu Shagur menerima telepon dari seorang asing yang memintanya untuk meninggalkan rumah karena bahaya," tambahnya.
Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan itu.
Abu Shagur terpilih sebagai wakil rakyat pada pemilu legislatif Libya 25 Juni, di mana dia tampil sebagai calon independen.
Dia dijadwalkan untuk mengambil jabatannya pada 4 Agustus, pada sidang pembukaan Dewan Perwakilan Rakyat, yang dipilih menggantikan parlemen sementara, Kongres Umum Nasional.
Abu Shagur adalah wakil perdana menteri selama satu tahun di bawah Abdelrahim al-Kib, yang memimpin pemerintah transisi pertama yang dibentuk setelah pemberontakan 2011 yang menggulingkan diktator Moamer Gaddafi.
Penculikan dan pembunuhan politisi, aktivis hak asasi manusia dan
wartawan telah terjadi beberapa kali dalam kekacauan yang mencengkeram Libya sejak jatuhnya Gaddafi.
Mantan perdana menteri Ali Zeidan diculik selama beberapa jam Oktober lalu, menyoroti kegagalan pemerintah untuk mengendalikan puluhan milisi di negara itu. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semen Padang FC akan bertemu mantan pelatihnya, Hendri Susilo pada 20 Februari
27 January 2026 21:57 WIB
Mantan Dirut PT Semen Padang kirimkan bantuan Rp50 juta untuk korban banjir bandang di Pauh
08 December 2025 19:32 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018