Ukraina Tuduh Pemberontak Pro-Rusia Berusaha Rusak Bukti Tempat Kecelakaan
Sabtu, 19 Juli 2014 19:41 WIB
Kiev, (Antara/Reuters/AFP) - Pemerintah Ukraina menuduh
pemberontak pro-Rusia di Ukraina timur mencoba untuk menghancurkan
bukti di tempat di mana pesawat Malaysia Airlines jatuh dan memindahkan menghapus 38 mayat dari lokasi kejadian.
"Pemerintah Ukraina secara resmi menyatakan bahwa
teroris, dengan bantuan Rusia, yang mencoba untuk menghancurkan
bukti kejahatan internasional," kata pemerintah dalam satu
pernyataan Sabtu.
"Menurut data pemerintah, para teroris telah mengambil 38
mayat ke kamar mayat di (kota timur) Donetsk," katanya,
menuduh para spesialis dengan "aksen Rusia yang kuat" mengancam untuk melakukan otopsi sendiri.
Sementara itu Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) dan Biro Investigasi Federal (FBI) mempersiapkan penyelidik untuk dikirim ke Ukraina sehubungan dengan tragedi yang terjadi atas pasawat milik maskapai Malaysia Airlines, kata para pejabat Amerika Serikat Jumat.
"NTSB akan mengirim satu investigator ke Ukraina, waktunya masih akan ditentukan. Pengiriman ini sebagai respons atas peristiwa yang terjadi," kata seorang juru bicara NTSB.
Sementara itu FBI juga siap mengirim sedikitnya satu pejabat FBI ke Ukraina, walaupun seorang pejabat pemerintah berkata," Situasi masih cair dan fakta-fakta sebagimana belum terungkap akan menentukan aksi kami."
Pesawat Malaysia Airlines Penerbangan MH17 terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur ketika jatuh Kamis di bagian timur Ukraina dengan membawa 298 penumpang dan awak. Tak ada yang selamat dalam insiden itu. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson tuduh platform streaming Hulu "curi" kisah hidupnya
09 August 2022 11:40 WIB, 2022
Taiwan tuduh China di balik polemik daftar kewarganegaraan penonton Piala Dunia 2022 Qatar
21 June 2022 6:15 WIB, 2022
Perjanjian kapal selam dibatalkan sepihak, Macron tuduh PM Australia berbohong
01 November 2021 10:22 WIB, 2021
Koeman tuduh PSG tak sopan karena bahas Messi jelang laga kedua tim
04 February 2021 11:55 WIB, 2021
Penasihat Gedung Putih AS tuduh China simpan data COVID-19 demi kemenangan
21 April 2020 10:43 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018