Kremlin: Putin Bahas Jatuhnya Pesawat Malaysia dengan Obama
Jumat, 18 Juli 2014 7:09 WIB
Moskow, (Antara/Reuters) - Presiden Rusia Vladimir Putin
dalam satu pembicaraan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan bahwa satu pesawat Malaysia jatuh di wilayah Ukraina, kata Kremlin Kamis.
Kedua pemimpin mengadakan pembicaraan yang tak direncanakan sebelumnya mengenai situasi di Ukraina selama terdapat informasi dari pengendali lalu lintas udara tentang kecelakaan itu.
Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Malaysia ditembak jatuh di atas Ukraina oleh gerilyawan Kamis, menewaskan 295 orang di dalamnya, kata pejabat kementerian dalam negeri Ukraina seperti dikutip kantor berita Interfax-Ukraine.
Pesawat, yang menurut sumber-sumber lainnya berjenis Boeing 777 dan sedang terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur, itu jatuh di dekat kota Donetsk, kata Anton Gerashchenko.
Donetsk telah menjadi benteng pertahanan para pemberontak pro-Rusia.
Gerashchenko menambahkan bahwa pesawat naas itu dihantam oleh sebuah peluru kendali darat-ke-udara.
Belum ada keterangan lebih lanjut menyangkut laporan tersebut, kendati para pejabat Ukraina mengatakan warga-warga setempat telah menemukan rongsokan pesawat.
Malaysia Airlines mengatakan melalui Twitter bahwa pihaknya kehilangan kontak dengan pesawatnya, yaitu penerbangan MH17 dari Amsterdam.
Presiden Ukraina Petro Poroshenko Kamis mengatakan, pesawat jet Malaysia Airlines yang jatuh di wilayah timur Ukraina --yang dikuasai para gerilyawan pemberontak-- kemungkinan mengalami insiden naas itu karena ditembak.
"Kami tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa pesawat itu jatuh ditembak dan memastikan bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina tidak menembak target apapun di udara," kata Poroshenko dalam sebuah pernyataan yang dipasang di situs kepresidenan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018