Cameron-Obama Bahas Krisis Ukraina, Irak Melalui Telepon
Rabu, 25 Juni 2014 9:00 WIB
London, (Antara/Xinhua-OANA) - Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden AS Barack Obama pada Selasa (24/6) membahas krisis paling akhir di Ukraina dan Irak dalam percakapan telepon, demikian pengumuman Downing Street.
"Presiden Obama menyeru Perdana Menteri tersebut untuk membahas perkembangan terkini di Ukraina dan tanggapan Rusia. Kedua pemimpin itu menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Presiden Petro Poroshenko untuk menegakkan gencatan senjata di Ukraina Timur," kata juru bicara Downing Street setelah percakapan telepon tersebut.
Kedua pemimpin itu menyatakan meskipun Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyeru gerilyawan agar menerima baik gencatan senjata, mereka "masih harus melihat tindakan nyata dari Rusia untuk menghentikan arus senjata melintasi perbatasan Ukraina dan menghentikan tindakan Rusia melatih kelompok separatis", kata juru bicara tersebut.
Cameron menyatakan ia akan membahas masalah itu dengan pemimpin lain Eropa dalam pertemuan mendatang Dewan Eropa dan akan mendesak "kegiatan persiapan" mengenai dilanjutkannya sanksi lebih lanjut, tambah juru bicara tersebut, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.
Majelis Tinggi Parlemen Rusia dijadwalkan mencabut resolusi mengenai campur tangan militer di Ukraina pada Rabu atas permintaan Putin, demikian pengumuman Kremlin pada Selasa.
Putin meminta Ketua Parlemen Valentina Matviyenko agar Majelis Tinggi membatalkan resolusi 1 Maret untuk memfasilitasi normalisasi keadaan di Ukraina Timur, kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Bada parlemen itu berencana menyetujui permintaan Putin pada Rabu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Stafsus presiden Ayu Kartika Dewi terpilih wakili Indonesia di Obama Foundation Leaders
18 November 2022 13:55 WIB, 2022
Mantan penasihat pemerintahan Obama dibidik Biden masuk tim ekonomi
30 November 2020 10:46 WIB, 2020
Biden pertimbangkan bekas penasihat keamanan nasional Obama pimpin CIA
26 November 2020 9:19 WIB, 2020
Obama dan Bush kecam Trump saat memberikan pidato penghormatan mendiang McCain
02 September 2018 7:23 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018