India Tuduh Tentara Pakistan Tembaki Kashmir
Selasa, 16 Oktober 2012 21:39 WIB
Srinagar, India, (ANTARA/AFP) - Pasukan Pakistan menembakkan senjata berat ke Kashmir India dan menewaskan tiga warga pada Selasa, kata kementerian pertahanan India, bentrokan terbaru antara kedua negara berseteru itu.
Mereka melepaskan tembakan di dekat desa Churunda, dekat Garis Pengawas, yang merupakan perbatasan defakto di wilayah Kashmir, kata pernyataan India.
Para pejabat pemerintah di Islamabad tidak segera bisa dihubungi untuk diminta komentar.
"Pasukan Pakistan mulai menembakkan senjata-senjata berat ke rumah-rumah warga sipil di Churunda yang mengakibatkan tiga warga sipil tewas," kata pernyataan itu.
Penduduk lokal melaporkan baku tembak senjata-senjata ringan antara pasukan India dan Pakistan di sektor yang sama pada beberapa hari belakangan ini.
Ketegangan antara kedua negara itu meningkat segera setelah serangan Mumbai tahun 2008, yang India tuduh dilakukan kelompok gerilyawan yang berpangkalan di Pakistan dan "agen-agen resmi" Pakistan, satu tuduhan yang dibantah Islamabad.
Dua dari tiga perang antara India dan Pakistan terjadi di Kashmir yang terbagi dua itu, yang kedua negara klaim sepenuhnya daerah itu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson tuduh platform streaming Hulu "curi" kisah hidupnya
09 August 2022 11:40 WIB, 2022
Taiwan tuduh China di balik polemik daftar kewarganegaraan penonton Piala Dunia 2022 Qatar
21 June 2022 6:15 WIB, 2022
Perjanjian kapal selam dibatalkan sepihak, Macron tuduh PM Australia berbohong
01 November 2021 10:22 WIB, 2021
Koeman tuduh PSG tak sopan karena bahas Messi jelang laga kedua tim
04 February 2021 11:55 WIB, 2021
Penasihat Gedung Putih AS tuduh China simpan data COVID-19 demi kemenangan
21 April 2020 10:43 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018