AS Tuduh Sudan Tingkatkan Serangan Terhadap Warga Sipil
Jumat, 13 Juni 2014 14:17 WIB
PBB, AS, (Antara/AFP) - Duta besar Amerika Serikat untuk
Perserikatan Bangsa Bangsa Kamis menuduh Sudan mengintensifkan serangan-serangan terhadap warga sipil di Kordofan Selatan dan Negara Bagian Blue Nile, dan sengaja membomi sekolah-sekolah dan
rumah-rumah sakit.
Samantha Power mengutuk "dalam istilah yang paling keras" serangan-serangn yang katanya sedang dilakukan oleh pemerintah Sudan dan pasukan dukungan cepatnya terhadap orang-orang biasa.
Serangan-serangan darat dan udara telah meningkat sejak April, dengan ratusan bom barel dan persenjataan lainnya dijatuhkan di kota-kota dan desa-desa, sengaja menargetkan rumah-rumah sakit dan sekolah-sekolah, katanya.
Amerika Serikat juga terganggu oleh laporan serangan-serangan udara yang menargetkan para pekerja bantuan sipil, yang jika akurat akan serius melanggar hukum internasional, katanya.
Para pemberontak etnis minoritas di daerah tersebut telah berjuang dengan pasukan pemerintah selama tiga tahun perang yang sebagian besar tersembunyi, yang menurut PBB telah mempengaruhi
lebih dari satu juta orang.
Kerusuhan telah dipicu oleh keluhan antara kelompok-kelompok non-Arab atas pengabaian dan diskriminasi oleh pemerintah yang didominasi Arab di Khartoum.
"Peningkatan kekerasan di Kordofan Selatan dan Blue Nile telah membuat mengungsi atau sangat mempengaruhi sekitar 1,2 juta orang; dan itu telah meningkatkan kerentanan penduduk terhadap penyakit dan kekurangan gizi; dan telah mengganggu siklus tanam, yang hanya akan menambah kerawanan pangan di daerah tersebut," kata Power.
Dia membandingkan taktik pemerintah dengan yang digunakan di wilayah barat Danfur yang dirobek perang, di mana lebih dari 300.000 orang telah mengungsi hingga sejauh tahun ini saja, katanya.
"Amerika Serikat menyerukan kepada semua kelompok bersenjata di Sudan untuk menghentikan semua kekerasan terhadap warga sipil, dan mematuhi hukum internasional," katanya.
Misi Sudan untuk PBB tidak segera dicapai untuk memberikan komentar. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson tuduh platform streaming Hulu "curi" kisah hidupnya
09 August 2022 11:40 WIB, 2022
Taiwan tuduh China di balik polemik daftar kewarganegaraan penonton Piala Dunia 2022 Qatar
21 June 2022 6:15 WIB, 2022
Perjanjian kapal selam dibatalkan sepihak, Macron tuduh PM Australia berbohong
01 November 2021 10:22 WIB, 2021
Koeman tuduh PSG tak sopan karena bahas Messi jelang laga kedua tim
04 February 2021 11:55 WIB, 2021
Penasihat Gedung Putih AS tuduh China simpan data COVID-19 demi kemenangan
21 April 2020 10:43 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018