
Presiden Nigeria Berikrar Perang Total Terhadap Boko Haram

Abuja, (Antara/Reuters) - Presiden Nigeria GoodluckJonathan Kamis mengatakan ia telah memerintahkan "operasi skala penuhuntuk mengakhiri impunitas teroris di tanah kami," saat iameyakinkan orangtua dari 219 siswi yang ditahan Boko Harambahwa pasukannya akan membebaskan mereka. "Saya bertekad untuk melindungi demokrasi kita, kebangsaan kita, persatuan dan stabilitas politik kita, dengan melancarkan perang total melawan terorisme," kata Jonathan dalam pidato televisi untuk menandai Hari Demokrasi. Ungkapan "perang total" yang digunakan oleh Presiden Chad, Idriss Deby, setelah pertemuan negara-negara tetangga Nigeria yang diadakan di Paris pada pertengahan Mei, yang dirancang untuk menentukan strategi umum guna melawan kelompok Boko Haram. Jonathan juga mengatakan telah memberi wewenang kepada pasukan keamanan untuk menggunakan "segala cara yang diperlukan berdasarkan hukum untuk memastikan bahwa hal ini dilakukan. "Saya meyakinkan Anda bahwa ... preman-preman ini akan diusir. Ini tidak akan terjadi dalam semalam, tetapi kami akan jamin tidak upaya kecuali untuk mencapai tujuan ini." Namun belum jelas apakah ofensif seperti itu akan diperlukan, karena bagian timur laut negara itu diganggu oleh gerilyawan Boko Haram dan telah berada di bawah keadaan darurat serta operasi militer skala penuh selama satu tahun. "Dengan dukungan dari Nigeria, tetangga kita dan masyarakat internasional, kita akan memperkuat pertahanan kami, membebaskan anak-anak perempuan kami dan menyingkirkan teroris dari Nigeria," kata Jonathan. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
