
Presiden Nigeria Perintahkan Pembebasan Para Siswi yang Diculik

Abuja, (Antara/AFP) - Presiden Nigeria Goodluck Jonathan, Minggu, memerintahkan para pemimpin tertinggi keamanan dan pejabat untuk menjamin pembebasan yang aman dari 223 siswi yang diduga diculik tiga pekan lalu oleh kelompok Islam , kata juru bicaranya .Sejumlah pria bersenjata yang diyakini sebagai anggota kelompok Islamis Boko Haram menyerbu asrama sekolah anak-anak perempuan pada tanggal 14 April dan memaksa mereka meninggalkan asrama mereka. Kelompok itu kemudian menggiring para siswi itu ke truk dan melarikan mereka.Kemarahan pada tidak efektifnya reaksi pemerintah telah memicu protes di dalam dan di luar negeri , termasuk di New York tempat puluhan warga Nigeria menggelar aksi protes pada hari Sabtu menuntut tindakan untuk membebaskan anak-anak sekolah itu. Jonathan mengadakan pembicaraan tertutup dengan militer dan pimpinan dinas keamanan serta pejabat senior, gubernur negara bagian Borno dan kepala polisi setempat, serta kepala sekolah di Chibok, lokasi para siswi itu diculik, kata Reuben Abati kepada wartawan . Di bawah tekanan atas penculikan massal itu, untuk pertama kalinya pemimpin Nigeria mengumpulkan semua pemain kunci untuk terlibat dalam pencarian . "Presiden telah memberikan arahan yang sangat jelas bahwa segala sesuatu harus dilakukan untuk memastikan bahwa gadis-gadis ini ditemukan dengan selamat," kata Abati . Sampai saat Jonathan hanya berunding dengan kepala keamanannya . Frustrasi oleh kurangnya kemajuan dari proses pencarian, para orang tua yang putus asa pada Sabtu menyeru agar Nigeria mencari bantuan asing untuk membebaskan gadis-gadis itu. " Dengan segala cara , mari kita mencari bantuan yang kita butuhkan dari pemain global , " kata mantan wakil presiden Bank Dunia, Obiageli Ezekwesili , dalam sebuah wawancara untuk mendukung orang tua yang kebingungan. Dia berbicara pada aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh puluhan ibu-ibu di Abuja , yang telah bersumpah untuk mempertahankan tekanan kepada pihak berwenang sampai anak-anak mereka kembali dengan selamat. " Apa yang diinginkan para perempuan ini adalah bahwa mereka ingin anak perempuan mereka dibebaskan , " tambahnya . Polisi Nigeria pada hari Jumat mengatakan penculik masih menahan 223 dari 276 siswi yang diculik dari sekolah di timur laut negara itu. Para pejabat di negara bagian Borno sebelumnya telah memberikan angka yang lebih kecil terkait jumlah yang ditahan. Nama Boko Haram dapat diterjemahkan sebagai " pendidikan Barat yang terlarang". Kelompok itu telah berulang kali menyerang sekolah-sekolah selama pemberontakan yang bertujuan untuk menciptakan sebuah negara Islam yang ketat di kawasan mayoritas muslim di Nigeria utara. Kelompok itu telah membakar sekolah, membantai siswa dalam tidur mereka dan meledakkan bom di gereja universitas , tapi penculikan besar-besaran yang khusus menargetkan anak perempuan belum pernah terjadi sebelumnya . Penculikan adalah salah satu serangan paling mengejutkan dalam sepak terjang Boko Haram lima tahun terakhir, yang telah mengakibatkan 1.500 orang tewas tahun ini saja . Sebuah bom mobil di ibukota Nigeria Abuja Kamis yang menewaskan 19 orang telah memicu kekhawatiran jika kelompok itu mengubah fokusnya di luar basisnya di daerah terpencil timur laut Nigeria . Menteri Luar Negeri AS John Kerry, Sabtu, berjanji bahwa Washington akan melakukan " segalanya" untuk membantu Nigeria berunding dengan kelompok Boko Haram dan membebaskan para siswi itu. (*/WIJ)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
