
Polisi Buru Lima Perampok Bersenjata Api

Sampit, (Antara) - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah memburu lima perampok bersenjata api yang berhasil membawa lari uang puluhan juta dan sejumlah perhiasan emas milik korban. "Perampokan yang terjadi di Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotim pada Kamis (1/5) dinihari tersebut korbannya adalah seorang pedagang bernama Kusairi (55), yang tinggal di Jalan Eks Sarpatim, KM 28. Pelaku perampokan masih dalam pengejaran aparat kepolisian," kata Kapolsek Mentaya Hulu, Ipda Masriwiyono, kepada wartawan, Minggu. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp42,5 juta. Selain uang tunai ada juga perhiasan emas yang dibawa pelaku. Pelaku mengambil paksa uang dari tempat penyimpanan korban, sedangkan kalung emas dirampas dari istri korban yang saat itu sedang kenakan. Guna kepentingan penyelidikan perampokan, polisi sudah meminta keterangan tiga orang saksi yang merupakan tetangga korban. Berdasarkan keterangan korban, pelakunya ada lima orang selain bersenjata api, kawanan perampok tersebut juga menggunakan senjata tajam. "Kata korban senjata api yang digunakan kawanan perampok tersebut jenis laras pendek. Sedangkan senjata tajamnya sejenis parang," katanya. Terkait aksi perampokan itu, Kapolsek mengimbau warga agar selalu waspada dengan berbagai tindak kejahatan serupa. Apabila mendapati hal-hal yang mencurigakan, sebaiknya warga segera melapor ke polisi agar tidak menjadi korban kejahatan. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Win Widiyanto belum bisa memastikan apakah kawanan perampok tersebut termasuk sindikat yang beraksi di sejumlah lokasi kejahatan lainnya. "Kami masih melakukan penyelidikan, untuk mengarah ke sana (keterlibatan perampokan di tempat kejadian perkara (TKP) berbeda) belum bisa dipastikan," terangnya. Kronologis kejadian berawal dari kedatangan lima orang pelaku ke kediaman korban, di Jalan Sarpatim KM 28. Perampok langsung mendobrak pintu depan rumah targetnya, dan menodong dua pasutri yang berada di rumah. Usai melumpuhkan korbannya, mereka langsung meminta korban menyerahkan uang tunai yang ada. Pelarian mereka sempat melintasi sebuah pos Satpam perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berencana menutup portal. Tetapi, pelaku langsung menembakan senpi sehingga membuat satpam ketakutan yang langsung bersembunyi di sebelah pos. (*/WIJ)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
