
Mendikbud: Budaya Sekolah dan Kampus Perlu Diperkuat

Sentul, (ANTARA) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan, Mohammad Nuh mengatakan kultur (budaya) sekolah dan kampus perlu diperkuat untuk pembangunan karakter. "Ada lima hal yang perlu dilakukan untuk penguatan kultur sekolah dan kampus," ujar Mendikbud dalam acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2012 dan HUT PGRI ke-67 di "Sentul International Convention Center" (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa. Mendikbud menyebut ada lima hal yang dilakukan adalah memperkuat tradisi akademik melalui penguatan budaya nalar dan kejujuran, menanamkan nilai patriotisme dan nasionalisme, menumbuhkan sikap cinta damai, toleransi, saling menghargai dan menghormati. Kemudian menanamkan nilai-nilai demokrasi. "Terakhir membudayakan kepatuhan terhadap pranata hukum." Ia menjelaskan dengan semakin luasnya akses dan meningkatnya kualitas pendidikan yang disertai penguatan budaya sekolah dan kampus, maka kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin baik. "Indonesia semakin mampu mengelola kesempatan dan sumber daya yang dimiliki," ujar Mendikbud. Nuh juga menambahkan pendidikan memang sistem rekaya sosial terbaik untuk meningkatkan modal pengetahuan sebagai modal utama dalam meningkatkan kesejahteraan, mencerdaskan bangsa, serta meningkatkan harkat dan martabat untuk membangun peradaban yang unggul. Segala hambatan untuk mendapatkan akses pendidikan, hendaknya harus dikurangi dan dihilangkan. Puncak peringatan hari guru dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istri, Mendikbud M Nuh, Menteri Agama Surya Dharma Ali, serta ribuan pendidik dari seluruh daerah di Tanah Air. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
