
Menag Yakin Target Kelulusan 99,85 Persen Tercapai

Jakarta, (Antara) - Menteri Agama Suryadharma Ali meyakini target kelulusan Ujian Nasional (UN) tahun 2014 di kalangan madrasah (MA/MTs) bakal tercapai 99,85 persen dari angka tahun 2013 yang mencapai 99,65 persen. "Ada kenaikan 0,2 persen dari tahun 2013. Sejauh ini tingkat kelulusan UN di madrasah sudah melampaui tingkat kelulusan yang dicapai sekolah," katanya ketika meninjau pelaksanaan UN Madrasah Aliyah (MA) di MAN 4 Pondok Pinang, Jakarta, Senin. Menag dalam peninjauan tersebut didampingi Sekjen Nur Syam, Direktur Pendidikan Madrasah Nurkholis Setiawan, dan Kepala Pusat Pinmas Zubaidi. Menag menjelaskan bahwa UN 2014 untuk Madrasah Aliyah diikuti oleh 376.624 siswa MA se-Indonesia naik atau 42.789 dibandingkan dengan tahun 2013 yang diikuti oleh 333.835 siswa madrasah aliyah. Untuk tingkat provinsi DKI Jakarta, peserta UN Madrasah Aliyah berjumlah 5.224 siswa, berkurang satu siswa karena meningggal dunia. Untuk pengawasan UN, saat ini ada 151.988 pengawas yang terdiri dari guru mata pelajaran silang, pengawas madrasah, perguruan tinggi, LPMP, unsur Kanwil dan Kankemenag. "Alhamdulillah penyelenggaraan UN berjalan lancar, tidak ada keterlambatan distribusi soal, dan tidak ada indikasi kebocoran soal," jelas Menag. Adanya kenaikan peserta UN MA, menurut Menag, merupakan indikasi tingkat penyerapan siswa-siswi di madrasah semakin meningkat. Hal itu tentu ada efek pada peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) maupun Angka Partisipasi Kasar (APK). Peningkatan APM dan APK, lanjut Menag, setidaknya dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu, peningkatan ekonomi masyarakat, pelayanan pendidikan oleh pemerintah, dan adanya kepercayaan kepada madrasah yang semakin meningkat. "Kepada seluruh peserta UN, saya berharap lulus seluruhnya. Dan bagi penyelenggara pendidikan, ini menjadi momentum evaluasi di unit madrasahnya masing-masing sehingga bisa diketahui kekurangan dan kelebihannya," kata Menag yang juga Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan itu. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
