Logo Header Antaranews Sumbar

Pemberdayaan ibu hamil, Tim PkM Unbrah kenalkan masker bengkoang untuk perawatan hiperpigmentasi

Selasa, 29 September 2026 19:24 WIB
Image Print
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Baiturrahmah melaksanakan program “Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Perawatan Kulit Wajah Alami Berbasis Masker Bengkoang untuk Mengatasi Hiperpigmentasi”. * (ANTARA/HO-Unbrah)

Padang (ANTARA) - Kehamilan membawa berbagai perubahan fisiologis, termasuk hiperpigmentasi kulit wajah atau melasma gravidarum yang ditandai munculnya bercak kecoklatan akibat perubahan hormonal selama kehamilan.

Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kepercayaan diri ibu hamil dan mendorong penggunaan produk perawatan kulit. Karena itu, diperlukan edukasi mengenai pilihan perawatan yang aman selama kehamilan.

Dengan latar belakang tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Baiturrahmah melaksanakan program “Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Perawatan Kulit Wajah Alami Berbasis Masker Bengkoang untuk Mengatasi Hiperpigmentasi”.

Tim PkM diketuai Bdn. Novi Maya Sari, S.SiT., M.Keb., dengan anggota Sandra Ilona dan Afrah Diba Faisal. Kegiatan turut melibatkan mahasiswa Filda Putri Rahayu dan Bella serta bermitra dengan Puskesmas Alai Padang dilaksanakan pada Rabu 23 September 2026.

Program menyasar ibu hamil trimester II dan III yang terdaftar aktif dalam kelas ibu hamil Puskesmas Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Edukasi diberikan mengenai perubahan fisiologis kulit selama kehamilan, melasma gravidarum, keamanan bahan kosmetik, serta cara mengenali bahan dalam produk perawatan kulit yang perlu dihindari selama kehamilan.

Peserta kemudian mendapat pelatihan membuat dan menggunakan masker bengkoang. Praktik mencakup pengolahan bengkoang segar maupun serbuk sehingga ibu dapat menerapkan keterampilan tersebut secara mandiri di rumah.

Dalam praktiknya, peserta diperkenalkan pada proses pengolahan bengkoang secara higienis, mulai dari pemarutan, pengendapan, pencucian hingga pengeringan. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai penyimpanan dan uji tempel sebelum penggunaan pertama.

Program tidak hanya menitikberatkan pada perawatan fisik. Pendampingan juga diarahkan pada penerimaan terhadap perubahan tubuh selama kehamilan dan peningkatan kepercayaan diri agar ibu tidak terdorong menggunakan produk berisiko.

Media pendukung berupa modul perawatan kulit ibu hamil, leaflet pembuatan masker bengkoang, poster, video edukasi, serta starter kit disiapkan untuk membantu peserta mempraktikkan perawatan secara mandiri.

Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik pembuatan serta penggunaan masker, dan pendampingan. Program juga dirancang berkelanjutan dengan mengintegrasikan materi perawatan kulit ke dalam kelas ibu hamil Puskesmas Alai.

Melalui kegiatan ini, tim PkM Unbrah berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam memilih perawatan kulit yang aman sekaligus memanfaatkan bengkoang sebagai bahan lokal yang mudah diperoleh dan terjangkau.

Program ini sekaligus mendukung pemberdayaan ibu hamil agar lebih mandiri dalam merawat kesehatan kulit, meningkatkan literasi penggunaan kosmetik selama kehamilan, serta mendukung SDGs tujuan ketiga tentang kehidupan sehat dan sejahtera.

Terlebih penggunaan masker bengkoang ini menjadi upaya penggunaan kosmetik alami di mana buah bengkoang juga banyak didapatkan di Kota Padang.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh Yayasan Pendidikan Baiturrahmah melalui alokasi anggaran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Baiturrahmah.*

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Baiturrahmah melaksanakan program “Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Perawatan Kulit Wajah Alami Berbasis Masker Bengkoang untuk Mengatasi Hiperpigmentasi”. * (ANTARA/HO-Unbrah)



Pewarta:
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026