
DPRD Padang: Antisipasi Tertukarnya Soal UN

Padang, (Antara) - Komisi IV Bidang kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Padang, Sumatera Barat (Sumbar), meminta Dinas Pendidikan (Disdik) agar berhati-hati dalam mendistribusikan soal Ujian Nasional (UN) agar tidak tertukar, sebagai upaya untuk menghindari kebocoran. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Padang, Muharlion di Padang, Sabtu, mengatakan belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, DPRD menyoroti agar jangan sampai kembali terulang tertukarnya soal saat UN nanti, yang akan mulai dilaksanakan dua hari ke depan. "Kami minta pihak terkait, terutama Disdik dalam pendistribusin soal ke sekolah agar berhati-hati, agar tidak tertukar seperti kejadian yang pernah terjadi tahun-tahun sebelumnya, sebab itu sebelum kepada sekolah yang melaksanakan UN mengambil berkas perlu dilakukan pengecekan dulu, sesuai atau tidaknya dengan ujian hari tersebut," katanya. Ia menyebutkan selain itu, terkait prosedur UN tahun ini dimana di setiap ruangan akan ada sekitar 20 pelajar, dan adanya setiap soal yang berbeda, maka pengawas juga harus hati-hati dalam memberikan lembar jawaban, sebab jika tidak sesuai dengan kode soal maka akan merugikan pelajar itu sendiri. Perlunya ke hati-hatian dalam pendistribusian soal tersebut diharapkan DPRD Padang, agar pelaksanaan UN di daerah itu berjalan lancar, dan tidak terjadi kendala, saat pelaksanaannya nanti. Sehubungan dengan pelaksanaan UN 2014 untuk SMA sederajat pada 14 hingga 16 April 2014, ia juga menyoroti pentingnya Disdik memperhatikan tingkat kehadiran pelajar yang mengikuti UN. "Kami juga meminta dinas terkait untuk memantau pelajar, agar dapat semuanya dapat melaksanakan UN dengan baik, agar semua siswa tidak ada yang melaksanakan ujian susulan," jelasnya. Selain itu, sosialisasi dan pemberitahuan terkait kehati-hatian sebelum mengisi lembar soal pada pelajar juga harus di sampaikan dengan baik oleh para pengawas. Sehubungan dengan itu, terkait persiapan UN 2014, Disdik mengatakan sebanyak 13.933 pelajar tingkat SMA/MA, dan SMK pada 14 sampai 16 April 2014 terdaftar untuk mengikuti UN mulai 14 sampai 16 April 2014. "Jumlah peserta tersebut dari 61 SMA/MA, serta 45 SMK yang ada di daerah ini, di luar jumlah peserta UN dari Sekolah Menengah Pertama (SMP), MTs, dan SMPLB," jelasnya. Kepala Disdik Padang Indang mengatakan untuk kesiapan bagi para pelajar yang akan mengikuti UN tersebut, juga telah dilakukan Pra Ujian Nasional (UN) terhadap pelajar SMA/MA, dan SMK di daerah ini, pada Februari 2014. Sebelumnya, Ketua Pelaksana UN Sumbar, Bustavidia mengatakan soal UN yang sebelumnya telah dicetak di percetakan di Bandung, Jawa Barat, disimpan di gudang penyimpanan milik perusahaan percetakan daerah, PT Grafika sebelum didistribusikan ke kabupaten/kota. Ia mengatakan untuk tahun ini, soal UN dibagi ke dalam 20 paket soal lebih. Setiap siswa akan mendapatkan soal UN yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Siswa di Sumbar yang akan mengikuti UN 2014 sebanyak 50.114 siswa SMA/MA dan SMA-LB, 20.788 siswa SMK dan peserta Paket C sebanyak 1.627 siswa. Selanjutnya, untuk tingkat SMP sebanyak 63.046 siswa, SMP-LB 38 siswa, MTs 21.245 siswa, SMP-T sebanyak 129 siswa dan Paket B sebanyak 1.163 siswa. (*)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
