
Polres Dharmasraya tekankan netralitas PPN dalam Pilwana 2026

Pulau Punjung (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) menekankan pentingnya netralitas, integritas dan transparansi Panitia Pemilihan Nagari (PPN) dalam seluruh tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) 2026 di daerah itu.
Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, di Pulau Punjung, Minggu, meminta seluruh PPN memberikan perlakuan yang sama kepada setiap peserta dan menjalankan seluruh tahapan sesuai ketentuan
“PPN harus netral, jangan ada keberpihakan kepada calon tertentu, dan pastikan tahapan dilaksanakan dengan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,”ujarnya.
Kapolres juga meminta PPN membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak, serta segera berkoordinasi apabila mendeteksi persoalan dalam tahapan Pilwana.
“Setiap persoalan harus diselesaikan melalui mekanisme yang sudah ditentukan. Jangan sampai persoalan administrasi ataupun perbedaan pendapat berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak PPN bersama masyarakat untuk selalu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama seluruh rangkaian Pilwana berlangsung.
"Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa dengan tetap menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat," ujarnya.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Dan Masyarakat Desa Dharmasraya, Yuli Andri, mengatakan tiga nagari di Kabupaten Dharmasraya menggelar Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) pada 28 Oktober 2026.
Ia mengatakan ketiga nagari (desa adat) tersebut yakni Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai, Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang, dan Nagari Koto Besar, Kecamatan Koto Besar.
Saat ini, kata dia tahapan Pilwana telah memasuki proses penelitian berkas persyaratan bakal calon dimulai 25 September sampai 14 Oktober.
"Tahapan terus berjalan sampai, saat ini sudah penelitian berkas persyaratan pencalonan," ujarnya.
Ia mengatakan setelah penelitian PPN akan menetapkan dan mengumumkan nama calon pada 19 Oktober 2026, selanjutnya penetapan calon disertai penentuan nomor urut 22 Oktober.
Pelaksanaan kampanye selama tiga hari 23 sampai 26 Oktober, masa tenang 27 Oktober, pemungutan dan penghitungan suara akan dilaksanakan 28 Oktober 2026, lanjut dia.
Pewarta: Ilka Jansen
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
