Logo Header Antaranews Sumbar

Disdik Jamin UN Jauh dari Kecurangan

Rabu, 2 April 2014 20:50 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang menjamin Ujian Nasional (UN) 2014 jauh dari kecurangan, sebab telah ada mekanisme yang dapat mencegah kebocoran soal yang dilakukan mulai tingkat pusat. Kepala Disdik Padang, Indang Dewata, di Padang, Rabu, mengatakan untuk kesiapan UN di daerah ini telah matang, mulai dari dilakukannya pra UN, hingga pencegahan dari kemungkinan kecurangan seperti bocornya soal, semua telah diantisipasi mulai tingkat pusat. "Kami menjamin tidak akan ada kecurangan dalam UN 2014 ini, seperti kekhawatiran adanya soal yang bocor, sebab dalam satu kelas nantinya pelajar akan mendapatkan jenis soal yang berbeda," katanya. Ia menyebutkan misalnya dalam satu kelas ada 20 orang pelajar, maka dalam satu mata pelajaran juga akan ada 20 jenis atau paket soal yang akan disediakan dan berbeda bagai masing-masing siswa, sehingga tidak mungkin adanya kebocoran, dan itu merupakan salah satu bentuk antisipasi agar UN yang dilakukan benar-benar bersih dari praktik kecurangan tersebut. Selain dari segi paket soal yang ada 20 jenis, Disdik setempat juga menjelaskan ada pengamanan soal dari pihak Kepolisian, yang akan mengawal paket soal sejak sampai ke daerah itu, hingga hari pelaksanaan UN 2014. Selain itu, pihak universitas juga dilibatkan dalam pengawasan pelaksanaan UN di dalam kelas, serta pengawasan pihak Kepolisian di sekitar lokasi sekolah yang dijadikan tempat pelaksanaan UN 2014. Sehubungan dengan itu, UN tingkat SMA/MA dan SMK pada 14 sampai 16 April 2014, pelajar yang terdaftar sebanyak 13.933 orang, yang berasal dari 61 SMA/MA, serta 45 SMK. Disdik Padang terkait UN tersebut, menargetkan lulus 100 persen, serta mempertahankan hasil UN 2013 dimana Kota Padang meraih peringkat pertama di Sumbar. Berdasarkan hasil UN 2013, Padang mendapat peringkat rata-rata terbaik hasil di Provinsi Sumbar, dengan nilai 7,37, teratas dari 19 kabupaten dan kota di daerah itu. Selain Padang, di provinsi itu, untuk hasil UN rata-rata tertinggi pada UN 2013 adalah Kota Padang Panjang dengan nilai 7,30, kemudian Kota Bukittinggi dengan nilai 7,28. "Kami berharap pada UN tahun ini, pelajar di Padang dapat kembali menunjukan kemampuan terbaik mereka, sehingga apa yang kami harapkan dapat tercapai, dan mereka selanjutnya dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang mereka inginkan." jelasnya. Salah seorang peserta UN 2014 di Padang, Joni (17) berharap ujian tersebut dapat berlangsung lancar dan tidak diwarnai kecurangan. (*/eko)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026