
Mensos: Peduli Saja Tidak Cukup

Garut, Jawa Barat, (Antara) - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan dalam kehidupan bermasyarakat sikap peduli saja tidak cukup, sebab hal itu tidak selalu menggerakkan orang untuk membantu sesama. "Kehidupan bermasyarakat itu ada dua hal yang penting, peduli dan berbagi. Peduli saja tidak cukup, harus dengan berbagi," kata Salim saat memberi kata sambutan dalam peresmian hasil program Bedah Kampung di Kampung Tanjungpura, Kelurahan Lengkong Jaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis. Menurut Salim, seseorang yang memiliki kepedulian tidak selalu secara praktis akan tergerak untuk berbagi. Akan tetapi orang yang sudah berbagi dapat dipastikan ia memiliki kepedulian dengan sesama. "Oleh karena itu, kedua hal itu harus dilakukan secara simultan guna menciptakan kehidupan berlandaskan kesetiakawanan sosial," ujarnya. Salim menegaskan bahwa tindakan berbagi oleh seseorang yang memiliki kepedulian tidak selalu harus berbentuk materi atau uang. "Tidak harus dengan uang, bisa dengan pikiran, tenaga atau waktu. Misalnya saudara-saudara hanya memiliki waktu, sisakanlah satu dua jam untuk berbicara dengan lingkungan tetangga," katanya di hadapan sekitar 200 warga Tanjungpura. Di sisi lain, Salim memuji Garut khususnya Kampung Tanjungpura sebagai salah satu wujud sukses pengaplikasian kesetiakawanan sosial. "Hanya dengan Rp10 juta per rumah dana yang dikucurkan, tetapi wujud hasil rehabilitasinya bisa lebih dari itu. Salah satunya karena ada kesetiakawanan sosial yang berhasil muncul di sini," katanya. "Garut contoh nyata kesetiakawanan sosial," ujar Salim menambahkan. Bedah Kampung Tanjungpura merehabilitasi sebanyak 100 rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga yang dimulai sejak November dan selesai pada Desember 2013 namun baru diresmikan. Bedah Kampung merupakan salah satu program penanggulangan kemiskinan yang dikerjakan Kemensos dengan merenovasi sejumlah RTLH milik para warga di sebuah kampung di beberapa kabupaten-kota di Indonesia. Pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2014, program bedah kampung mengalokasikan dana bantuan renovasi untuk sedikitnya 2.000 RTLH di perkotaan dan 4.000 RTLH di perdesaan. Selanjutnya, dalam jangka pendek pada 2014 ini daerah lain yang akan tersentuh program Bedah Kampung antara lain adalah Kepulauan Seribu, Buol dan Toli-Toli. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
