
Harga Minyak Bervariasi di Perdagangan Asia*^

Singapura, (Antara/AFP) - Harga minyak bervariasi di perdagangan Asia Kamis di tengah data yang menunjukkan melemahnya permintaan energi AS karena Rusia muncul di bawah tekanan internasional menyusul intervensi atas semenanjung Krimea, Ukraina . Kontrak utama New York, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April turun 33 sen menjadi 101,12 dolar dalam perdagangan Kamis siang, sementara minyak mentah Brent North Sea untukpenyerahan April naik 20 sen menjadi 107,96 dolar. Kenny Kan, analis pasar pada CMC Markets di Singapura mengatakan peningkatan persediaan minyak mentah mingguan di Amerika Serikat menekan harga WTI. Kenaikan stok menunjukkan melemahnya permintaan minyak konsumen minyak terbesar dunia itu. "Banyak analis menganggap data di mana akan bearish," kata Kan kepada AFP. Department of Energy AS mengatakan persediaan minyak mentah komersial naik 1,4 juta barel dalam pekan yang berakhir 28 Februari , lebih besar dari estimasi analis satu juta barel . Investor juga mengawasi perkembangan di Ukraina setelahpasukan yang didukung Rusia memasuki Krimea, memicu krisis terburuk di Eropa sejak Perang Dingin . Rusia seperti Arab Saudi sebagai produsen minyak mentah terbesar di dunia dan merupakan produsen terbesar kedua gas alam . Lebih dari 70 persen dari ekspor gas dan minyak ke Eropa melewatiUkraina, dan analis khawatir bahwa eskalasi krisis dapat menyebabkangangguan pasokan . Rusia akan menghadapi tekanan diplomatik Kamis karena Dewan Keamanan PBB dan pemimpin Eropa mengadakan pembicaraan darurat tentang masalah tersebut. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
