
Polres Dharmasraya Bentuk Forum Palanta Polmas

Pulau Punjung, (Antara) - Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya mengatakan pemantauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di daerah itu dapat dilakukan melalui Forum Palanta Polmas. "Salah satu cara untuk menjaga serta memantau kamtibmas jelang pemilu dapat dilakukan dengan terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Dengan cara itu kami dapat berbicara dan menerima masukan dari warga," kata Kapolres AKBP Bondan Witjaksono di Pulau Punjung, Selasa. Ia menjelaskan, palanta atau duduk di warung artinya duduk bersama di warung sambil berkomunikasi bersama para tokoh masyarakat yang ada. "Kami duduk di lapau (warung) sambil meminta masukan dari masyarakat untuk memperbaiki citra polisi di mata masyarakat," katanya. Ia mengatakan, Forum Palanta Polmas telah ia laksanakan semenjak bertugas di daerah itu. Tujuannya untuk memberikan sosialisasi terhadap masyarakat dalam menjaga ketertipan dan keamanan serta mematuhi hukum. Selain itu, katanya, pada saat ini semakin dekatnya pelaksanaan pemilu pada 9 April mendatang, maka kegiatan tersebut akan gencar dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman untuk menjaga ketertiban jelang pelaksanaan perta demokrasi. "Karena semakin dekatnya pemilu, kegiatan Palanta Polmas akan semakin digencarkan untuk meminimalisir terjadinya gangguan keamanam saat pemilu," ujarnya. Dikatakan Kapolres, kegiatan tersebut rutin digelar sekali dalam satu minggu. Pelaksanannya dilakukan di warung. Acara tersebut tidak mengunakan protokoler. "Acara kami tanpa protokoler, serta tempatnya pun dilaksankan di lapau milik masyarakat. Acara kami gelar sambil mengobrol agar kesannya tidak kaku sehingga masyarakat dapat berbicara lepas," katanya. Lebih lanjut dia mengatakan, acara tersebut disambut antusias dari masyarakat, pasalnya hampir setiap nagari (desa) yang ada di Kabupaten Dharmasraya mengundang agar dikunjungi oleh pihaknya. "Masyarakat menyambut baik, buktinya banyak permintaan dari masyarakat agar berkunjung ke nagarinya. Namun sejauh ini belum setiap nagari dapat kami kunjung. Meski demikian sebanyak 52 nagari yang ada akan kami kunjungi," katanya. (*/bib/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
