
Pakistan Bantah Jual Senjata kepada Arab Saudi untuk Pemberontak Suriah

Islamabad, (Antara/IRNA-0ANA) - Pakistan menolak laporan yang dianggap tak berdasar bahwa Arab Saudi menunjukkan minat membeli senjata Pakistan untuk pemberontak Suriah. Media Barat sebelumnya melaporkan bahwa Pakistan akan menjual peluru kendali anti-pesawat dan anti-tank serta roket ke kerajaan itu berdasarkan atas kesepahaman kedua negara tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Tasnim Aslam pada Senin menyebut laporan sebagai "tak berdasar". Dia mengatakan kepada media Barat bahwa tidak ada realitas dalam laporan dan bahwa bagian-bagian dari berita yang disebarkan media adalah karangan belaka. AFP melaporkan pada Minggu bahwa Arab Saudi telah memutuskan untuk memasok senjata kepada pemberontak Suriah dan telah membahas masalah itu dengan Pakistan. Menurut laporan, Arab Saudi telah menunjukkan minat untuk membeli rudal anti-pesawat Anza, yang akan disampaikan kepada para pemberontak melalui Jordania. Anza adalah rangkaian peluru kendali, yang bisa ditembakkan melalui bahu, model jinjing permukaan-ke-udara yang dibuat Pakistan, kata pejabat pertahanan. Laporan itu mengatakan bahwa kepala militer Pakistan, Jenderal Raheel Sharif, dalam kunjungannya ke Arab Saudi membahas dengan Putra Mahkota Saudi mengenai masalah ini. Laporan media Barat sebelumnya telah mengklaim bahwa Arab Saudi telah menginvestasikan dalam program nuklir Pakistan dan dapat menerima senjata kapan saja. Pakistan menolak laporan itu dan menyatakannya berbahaya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
