Logo Header Antaranews Sumbar

Polisi: Pemberontak di Balik Bom Sepeda Mematikan di India

Jumat, 27 Desember 2013 14:22 WIB
Image Print

Kolkata, (Antara/AFP) - Bom sepeda, yang menewaskan lima orang di India timur, dipicu gerilyawan, yang berjuang membentuk negara terpisah di kabupaten penghasil teh terkenal Darjeeling, kata polisi pada Jumat. Sepuluh orang juga terluka ketika bom meledak pada Kamis malam dikota Jalpaiguri di negara bagian Bengali Barat. Laporan sebelumnya menyebutkan jumlah korban tewas empat orang, tapi korban kelima meninggal kemudian di rumah sakit. Seorang perwira senior polisi mengatakan bom yang meledak di dekat satu sekolah itu mencerminkan banyak keunggulan Organisasi Pembebasan Kamtapur (KLO). "Kami menduga militan KLO berada di balik ledakan itu," kata Inspektur Jenderal Polisi Bengali Barat Anuj Sharma kepada AFP. "Ledakan itu terjadi dua hari sebelum ulang tahun yayasan merekapada 28 Desember," katanya. Organisasi ini telah melakukan beberapa pemboman lain dengan perangkat yang diikat di sepeda dan juga telah menandai ulang tahun dengan serangan-serangan di masa lalu. KLO ingin menciptakan satu negara terpisah Kamtapur di bagian utara Bengali Barat yang akan mencakup wilayah perkebunan teh Darjeeling dan lima kabupaten lainnya, beberapa di antaranya berbatasan dengan Bangladesh dan Bhutan. Bengali Barat merupakan salah satu negara terbesar di India dan Jalpaiguri adalah sekitar 600 kilometer di utara ibu kota negara bagian Kolkata. Pemerintah India setuju pada Juli untuk pembentukan negara baruTelangana dengan memisahkan Andhra Pradesh, satu tindakan yang kritik-kritik katakan akan menjadi bahan bakar kampanye separatis. India telah dilanda konflik separatis sejak kemerdekaannya pada1947, terutama di Kashmir dan wilayah timur laut terpencil. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026