
Padang Pariaman motivasi peternak melalui program kurban presiden

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat memotivasi peternak di daerah itu untuk menggiatkan dalam budidaya ternak sapi melalui program kurban Presiden RI yang bergulir dalam dua tahun terakhir.
"Kalau dapat setiap kecamatan terdapat sapi-sapi yang dengan berat lebih dari delapan ratus kilogram bahkan lebih dari satu ton," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Sungai Garinggiang, Kamis.
Hal tersebut ia sampaikan saat penyerahan sapi kurban dari Presiden RI kepada panitia kurban di Masjid Ilham, Nagari Kuranji Hulu, Sungai Garinggiang sebagai lokasi yang ditunjuk sebagai penyelenggara.
Ia mengatakan beternak sapi merupakan usaha yang menjanjikan di Padang Pariaman karena daerah itu memiliki lahan yang representatif serta harganya yang kompetitif.
Apalagi, kata dia sapi-sapi yang memiliki bobot lebih dari 800 kilogram dan memenuhi syarat berpotensi akan dibeli oleh pemerintah pusat untuk kebutuhan hewan kurban bantuan dari Presiden RI.
Menurutnya pembelian sapi melalui program hewan kurban dari presiden tersebut merupakan momentum bagi peternak untuk menjual ternaknya dengan harga yang lebih mahal dari harga pada umumnya.
Ia menyebutkan sapi kurban dari Presiden RI untuk Padang Pariaman pada tahun berasal dari Kecamatan Enam Lingkung. Sapi tersebut memiliki berat mencapai 960 kilogram dan dibeli dengan harga Rp85 juta.
Pada tahun lalu sapi kurban dari Presiden RI untuk daerah itu berasal dari Kecamatan Nan Sabaris dengan berat 930 kilogram yang dibeli dengan harga Rp75 juta.
"Saya berharap para peternak di Padang Pariaman dapat memiliki usaha ini," katanya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman Raflis Efendi mengatakan pihaknya terus mendorong pertumbuhan populasi sapi di daerah itu melalui inseminasi buatan (IB).
Setidaknya, lanjutnya tercatat pada 2025 realisasi IB di Padang Pariaman mencapai 2.405 sedangkan realisasi kelahiran 1.262 ekor.
Ia menyebutkan populasi sapi di Padang Pariaman hingga akhir 2025 mencapai 43.526 ekor, kemudian untuk kerbau 11.521 ekor, dan kambing 32.794 ekor.
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
