
Pemkab Pessel Tanam Pohon di Pantai

Painan, (Antara) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) melakukan aksi pananaman pohon di sekitar kawasan pantai kritis. Bupati Pessel, Nasrul Abit di sela-sela penanaman pohon secara simbolis di Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang, kabupaten setempat, Senin, mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program satu miliar pohon oleh pemerintah pusat. Di Pessel, penanaman pohon sengaja dipusatkan di kawasan pantai Pasir Putih Kambang Lengayang karena kondisinya paling kritis di antara kawasan pantai lainnya di kabupaten itu. "Pasir Putih Kambang baru saja selesai dilakukan perbaikan dengan mambangun "geobag" (alat pemecah gelombang disepanjang pantai) karena beberapa waktu lalu kawasan pantai ini mengalami kerusakan akibat bencana abrasi," tambahnya. Selain rehabilitasi dan rekonstruksi pemerintah juga membangun jety di sepanjang garis pantai Lengayang dengan panjang sekitar satu kilometer. Sesuai rencana kawasan pantai tersebut akan dikemas sebagai objek wisata andalan dengan harapan berdampak baik terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kegiatan penanaman pohon akan terus digalakkan dengan melibatkan semua elemen masyarakat sekitar kawasan pantai. Kegiatan itu dinilai sangat bagus dan memberikan dampak besar terhadap lingkungan serta mengantisipasi risiko bencana alam. Sementara Kepala Dinas Kehutanan Energi dan Sumber Daya Alam Pessel, Maswar Dedi mengatakan, sepanjang tahun 2013 telah dilakukan penanaman pohon sebanyak 1,150 juta batang pada berbagai kegiatan. Diantara kegiatan tersebut seperti kebun bibit rakyat, pembuatan hutan rakyat, reboisasi kawasan hutan, pembuatan hutan tanaman rakyat dan penghijauan lingkungan. Jenis pohon yang ditanaman adalah Mahoni, Karet, Jabon, Gaharu, Surian, Sengon dan Cemara Laut. Tujuan gerakan penanaman satu miliar pohon ini yakni sebagai sarana edukasi, peningkatan kepedulian, kemampuan dan kemandirian seluruh komponen bangsa akan pentingnya menanaman dan memelihara pohon. Tujuan lainnya menambah tutupan lahan dan hutan guna mencegah longsor dan banjir di musim hujan, menyerap karbon diaoksida akibat dari mitigasi perubahan iklim dan penyediaan bahan baku industri pengolahan kayu, pangan dan energi terbarukan. (*/jun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
