
Rehabilitasi sawah pascabencana di Agam capai 276 hektare (Video)

Lubuk Basung (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan realisasi program rehabilitasi sawah pascabencana di daerah itu mencapai 276 hektare sampai Selasa (12/5), dari target 311 hektare pada tahap pertama.
"Realisasi rehabilitasi sawah mencapai 276 hektare dari target 311 hektare dan tersisa 34 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian Agam Arief Restu di Lubuk Basung, Rabu.
Ia mengatakan rehabilitasi sawah ini dikerjakan oleh kelompok tani dan ditargetkan selesai pada akhir Mei 2026.
Rehab sawah itu tersebar di Kecamatan Palembayan, Tanjung Raya dan lainnya.
Setelah itu, dilanjutkan rehabilitasi sawah untuk tahap dua seluas 150 hektare di Kecamatan Malalak.
"Kita mengusulkan tambahan di Kecamatan Malalak dan telah disetujui oleh Kementerian Pertanian," katanya.
Program ini dalam upaya percepatan proses pemulihan lahan persawahan yang terdampak bencana hidrometereologi.
Selain program itu, juga ada program optimasi lahan yang difokuskan untuk perbaikan infrastruktur seperti irigasi perpompaan, irigasi tersier, dam parit, dan lainnya dengan realisasi mencapai 153 hektare dari target 284 hektare dan tersisa 140 hektare.
"Saat ini pekerjaan optimalisasi lahan sedang berlangsung di sejumlah kecamatan," katanya.
Ia mengakui Pemkab Agam mendapatkan dana Rp29 miliar untuk program rehab sawah, optimalisasi lahan dan program lainnya.
Melalui program rehabilitasi sawah dan program optimalisasi lahan yang dialokasikan Kementerian Pertanian, sehingga lahan sawah yang terkena dampak bencana dapat kembali diolah dan ditanami.
"Ini merupakan komitmen dari kita untuk segera menyelesaikan seluruh proses perbaikan dan pemulihan lahan sawah, sebagai bagian dari upaya menjaga ekonomi masyarakat dan memantapkan ketahanan pangan," katanya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
