
Padang Pariaman gandeng Kemenparekraf buka ruang ekonomi baru pascabencana

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Republik Indonesia untuk membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi warga setempat sebagai upaya percepatan pemulihan daerah pascabencana hidrometeorologi yang terjadi akhir 2025.
"Ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai sektor yang cepat pulih dan mampu membuka lapangan kerja baru. Karena itu, kami sangat berharap adanya intervensi program dari Kemenkraf agar pelaku ekraf di Padang Pariaman bisa bangkit dan berkembang," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dalam keterangannya yang diterima di Padang Pariaman, Kamis.
Ia mengatakan penguatan sektor ekonomi kreatif akan menjadi salah satu motor penggerak utama ekonomi daerah ke depan sehingga dukungan dari pemerintah pusat diperlukan untuk membangkitkan kembali geliat para pelaku usaha kreatif yang sempat terdampak bencana.
Menurutnya kolaborasi tersebut tidak hanya dapat mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana tetapi juga memposisikan Padang Pariaman sebagai daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional melalui kekuatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Ia menyampaikan untuk meminta dukungan pemerintah pusat tersebut dirinya bersama organisasi perangkat daerah terkait mengunjungi Kantor Kemenekraf RI pada Rabu (1/5).
Pada kunjungan tersebut, lanjutnya rombongan dari Padang Pariaman disambut langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya beserta jajaran pejabat eselon I di kementerian itu.
John menyebutkan pada pertemuan tersebut dirinya menyerahkan sejumlah proposal strategis kepada menteri mulai dari permohonan dukungan pengembangan Padang Pariaman Creative Hub, dukungan terhadap agenda Karisma Event Nusantara (KEN), hingga pembangunan Gedung Ekonomi Kreatif Padang Pariaman.
Pada pertemuan tersebut, kata dia Kemenekraf menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan potensi lokal di Padang Pariaman. Kemenparekraf, lanjutnya berencana akan melaksanakan sejumlah agenda kementerian di kabupaten tersebut dalam waktu dekat sebagai bentuk dukungan nyata.
“Insyaallah akan ada agenda Kemenekraf di Padang Pariaman. Mohon dukungan seluruh dunsanak agar upaya ini berjalan maksimal,” katanya.
Diketahui Pemkab Padang Pariaman juga telah menyalurkan bantuan usaha bagi 570 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu yang terdampak bencana sebagai upaya pemulihan ekonomi warga dan daerah pasca mengalami bencana.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menuntaskan penyaluran bantuan untuk seluruh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu yang terdampak langsung bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 yang jumlahnya mencapai 570 orang sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
“Alhamdulillah, kami telah menuntaskan penyaluran bantuan untuk UMKM pada Jumat (10/4). Artinya, lima ratus tujuh puluh UMKM terdampak sudah kita bantu," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang.
Ia mengatakan bantuan yang disalurkan tersebut tidak saja berasal dari pemerintah namun juga dari para donatur yang peduli terhadap nasib para korban bencana alam dengan memberikan modal usaha sehingga mereka dapat memulihkan perekonomian keluarga.
Pewarta: Aadiaat Makruf S.
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
