
Pemkab Padang Pariaman komitmen perkuat keamanan pangan bersama BBPOM

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat berkomitmen memperkuat pengawasan keamanan pangan di wilayahnya melalui sinergi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang.
"Kita sangat mendukung program ini (program dari BBPOM) karena menyangkut kesehatan masyarakat," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Kamis.
Ia mengatakan pihaknya telah bertemu dengan jajaran BBPOM di Padang saat badan tersebut bersilaturahmi ke kantor bupati setempat terkait Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Terpadu pada Rabu (1/4).
Ia menyampaikan pihaknya menyambut positif program tersebut dan akan mendukungnya guna memberikan keamanan pangan untuk masyarakat yang ada di kabupaten itu.
Oleh karena itu ia mengintruksikan jajarannya untuk berkolaborasi aktif dengan BBPOM guna menyukseskan program tersebut sehingga program itu dapat berjalan efektif di tengah masyarakat.
"Saya minta seluruh perangkat daerah terkait untuk berkolaborasi dan memastikan program ini berjalan efektif hingga ke tingkat nagari, pasar, dan sekolah,” katanya.
Ia menjelaskan dengan kolaborasi dari organisasi perangkat daerah yang ada di daerah itu maka BBPOM dapat memberikan pengawasan langsung bahkan hingga ke pasar-pasar dan guna memastikan produk yang beredar di masyarakat layak konsumsi.
Terpisah, Pelaksana Tugas Kepala BBPOM di Padang Elyunaida menjelaskan terkait program strategis nasional untuk memperkuat pengawasan dan keamanan pangan hingga ke tingkat masyarakat.
Ia menyebutkan program tersebut mencakup tiga komponen utama, yakni pertama Desa Pangan Aman, yang berfokus pada pembinaan desa agar mampu memproduksi dan mengawasi pangan secara mandiri.
Program ini, lanjutnya juga melibatkan kader keamanan pangan desa sebagai ujung tombak edukasi dan pengawasan di tingkat lokal.
Kedua, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, yang menitikberatkan pada pengawasan pangan segar dan olahan di pasar tradisional, sekaligus memberikan edukasi kepada pedagang dan pengelola pasar agar menerapkan standar keamanan pangan.
Ketiga, Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman, yang bertujuan meningkatkan kualitas jajanan anak melalui pembinaan kantin sekolah serta edukasi kepada siswa, guru, dan pedagang jajanan.
Ia berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah agar program tersebut dapat berjalan optimal di tengah masyarakat sehingga menghasilkan dampak yang positif.
Pewarta: Aadiaat Makruf S.
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
