
Polda Sumbar perkuat pengawasan BBM bersubsidi

Padang (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) menguatkan pengawasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di provinsi setempat agar tidak diselewengkan atau disalahgunakan.
"Kapolda Sumbar telah memerintahkan kepada seluruh jajaran agar memperkuat pengawasan BBM bersubsidi," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya di Padang, Kamis.
Ia mengatakan perintah tersebut sengaja dilakukan agar BBM yang telah disubsidi oleh pemerintah menggunakan uang negara, tidak dicurangi oleh oknum-oknum demi kepentingan pribadi.
"Penggunaan BBM bersubsidi harus tepat sasaran sebagaimana ketentuan dari pemerintah, tidak boleh disalahgunakan," tegasnya.
Ia mengatakan pengawasan yang ketat akan dilakukan oleh Polda Sumbar, dan seluruh jajaran Kepolisian Resor (Polres) serta Kepolisian Resor Kota (Polresta) yang ada di provinsi setempat.
"Selain itu Kapolda Sumbar juga telah menerbitkan surat perintah tugas kepada unit-unit tertentu untuk menguatkan pengawasan," jelasnya.
Ia mengatakan distribusi BBM bersubsidi haris dijaga secara ketat, sebab pemerintah telah memutuskan untuk tidak mencabut subsidi meskipun harga minyak dunia terus meningkat akibat eskalasi konflik AS-Israel melawan Iran.
"BBM yang telah disubsidi oleh pemerintah ini harus dijaga secara ketat sesuai instruksi Kapolda Sumbar, masyarakat pun dapat berpartisipasi melakukan pengawasan," katanya.
Ia menyatakan Polda Sumbar akan menindak tegas para pelaku yang menyelewengkan BBM bersubsidi tanpa pandang bulu.
Susmelawati memaparkan sejak awal Januari hingga akhir Maret 2026, Polda Sumbar telah mengungkap tiga kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Kini kasus tersebut ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus untuk memastikan para pelaku diproses secara hukum.
Pewarta: Fathul Abdi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
