
Gubernur Sumbar tekankan pengawasan bandara usai temuan 6,2 kg narkoba

Kota Padang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi menekankan pengawasan ekstra di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman menyusul temuan 6,2 kilogram (kg) narkotika jenis sabu-sabu.
"Ya, tadi saya mendapatkan laporan dari Wakapolda ada penangkapan jumlahnya 6,2 kg sabu-sabu di bandara," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Rabu.
Menyikapi penangkapan 6,2 kilogram sabu-sabu tersebut, gubernur meminta aparat keamanan dan semua instansi terkait untuk menyiapkan langkah-langkah strategis.
Apalagi, sebelum temuan ini Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar juga menangkap kurir yang berupaya menyelundupkan dua kilogram sabu-sabu di BIM medio Juli 2025.
"Pengawasan di bandara ini harus maksimal lagi," ujar dia.
Selain di bandara, eks Wali Kota Padang tersebut juga meminta aparat terkait untuk meningkatkan pengawasan di daerah-daerah perbatasan. Sebab, hal ini bisa menjadi celah atau pintu masuk peredaran gelap narkotika ke Ranah Minang.
Bahkan, ia meminta agar polisi, TNI, BNN dan instansi terkait untuk melakukan operasi secara rutin terutama di daerah-daerah yang dianggap rawan terjadinya penyelewengan.
"Jadi, yang penting itu jangan sampai (narkotika) ini masuk ke Sumbar," ucapnya.
Tidak hanya itu, Mahyeldi juga mengimbau masyarakat untuk ikut aktif terlibat dalam membantu pemerintah memberantas narkotika. Sebab, penanganannya membutuhkan bantuan semua pihak.
Mengutip laman resmi TNI AU, petugas gabungan yang terdiri dari Aviation Security (Avsec) PT Angkasa Pura Indonesia, personel intelijen dan Satpom Lanud Sutan Sjahrir, serta kepolisian berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 6,3 kg di BIM. Barang bukti ditemukan dalam dua koper milik calon penumpang pesawat rute Padang–Jakarta.
Pengungkapan kasus bermula pukul 15.46 WIB saat petugas Avsec mencurigai citra visual dua koper melalui mesin X-Ray Baggage Handling System (BHS) di terminal keberangkatan domestik. Pemeriksaan lanjutan menemukan empat paket plastik berisi kristal putih yang diduga merupakan narkotika jenis sabu-sabu.
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
