
53 Wartawan Tewas pada 2013

New York, (Antara/AFP) - Komite Perlindungan Wartawan (CPJ), yang bermarkas di New York, Amerika Serikat, Rabu, mengatakan sebanyak 53 wartawan tewas pada tahun ini dan jumlah yang dipenjarakan menurun, tetapi masih tahun terburuk kedua bagi wartawan di penjara. Sejauh ini pada 2013, 52 wartawan tewas sebagai akibat langsung dari pekerjaan mereka, turun dari 73 orang pada tahun lalu, kata komite itu. Untuk tahun kedua berturut-turut, Turki memenjarakan paling banyak wartawan di dunia, kemudian Iran dan China. Negara itu memenjarakan lebih dari separuh dari 211 wartawan yang dipenjarakan di dunia pada tahun 2013. "Para wartawan yang dipenjarakan karena pekerjaan mereka adalah pertanda satu masyarakat yang tidak memiliki toleransi dan represif," kata direktur eksekutif CPJ, Joel Simon. Di Vietnam, jumlah wartawan yang dipenjarakan meningkat dari 14 tahun 2012 menjadi 18 orang setelah apa yang disebut CPJ satu tindakan keras yang meningkat terhadap para blogger. "Satu hal yang merisaukan adalah jumlah wartawan yang dipenjarakan meningkat di negara-negara seperti Vietnam dan Mesir," kata Simon. "Tetapi sangat mengejutkan bahwa Turki memenjarakan paling banyak wartawan di dunia untuk tahun kedua berturut-turut," katanya. CPJ mengatakan ini adalah tahun terburuk kedua sejak mencapai rekor mulai tahun 1990 para warawan yang dienjarakan. Pada tahun 2012 ada 232 wartawan dipenjarakan. Perang saudara di Suriah, yang menewaskan lebih dari 126.000 orang dan menyebabkan 2,4 juta orang mengungsi, merupakan negara paling banyak menimbulkan korban tewas bagi wartawan untuk tahun kedua. CPJ mengatakan 21 wartawan tewas di Suriah, enam di Mesir,lima di Pakistan, empat di Somalia, tiga di Brazil dan tiga lainnya di Irak. Di Mali da Rusia dua wartawan tewas. Seorang wartawan tewas masing-masing di Turki, Bangladesh, Kolombia, Filipina, India dan Libya. Jumlah wartawan yang dipenjarakan oleh pemerintah Suriah menurun dari 15 orang tahun 2012 menjadi 13 orang, tetapi belasan orang lain diculik dan diperkirakan ditahan oleh klompok oposisi bersenjata. Sekitar 30 wartawan hilang di Suriah. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
