Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pesisir Selatan Gelar Gebyar Pendidikan

Selasa, 17 Desember 2013 19:32 WIB
Image Print

Painan, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menggelar gebyar pendidikan akhir semester guna memacu kreatifitas para siswa dan guru-guru di kabupaten itu. "Ini merupakan Gebyar pendidikan yang ke dua diadakan di kabupaten ini setelah digelar pada penutupan tahun ajaran 2011-2012. Pada kegiatan ini digelar berbagai lomba kreatifitas siswa dan guru yang direncanakan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (19/12)," kata Kepala Dinas Pendidikan Pessel Rusma Yul Anwar di Painan, Selasa. Kegiatan tersebut akan dijadikan agenda rutin tahunan dinas pendidikan kabupaten setempat dalam mengasah kreatifitas para siswa dan guru, mulai sekolah dasar (SD) hingga tingkat sekolah menengah atas (SMA). Pelaksanaan kegiatan direncanakan bergilir setiap tahunnya di 15 kecamatan yang ada di kabupaten itu. Gebyar I pada tahun lalu berlangsung di Kecamatan Lengayang sehingga pada tahun 2013 dilaksanakan di Kecamatan Sutera. Begitu juga tahun-tahun berikutnya akan dilaksanakan di kecamatan lainnya. Khusus para guru, gebyar pendidikan memperlombakan kreatifitas cabang olahraga seperti bulutangkis, bola volli, senam kreasi dan sebagainya. Gebyar juga memperlombakan kreatifitas para guru dalam menyajikan mata pelajaran sesuai dengan bidang studi masing-masing. Kepada siswa atau anak didik diperlombakan berbagai kreatifitas seperti debat tokoh dengan berbahasa Inggris (siswa setingkat SMA), lomba pidato (tingkat SMP dan SMA), marching band (SD-SMA), tari kreasi (SD-SMA), nyanyi qasidah, festival band (SMP-SMA), Lomba pelajaran MIPA (SD-SMP), Asma'ul Husna tingkat SD, hafalan ayat-ayat pendek untuk anak TK dan sebagainya. Masing-masing kecamatan juga mengirim satu sekolah untuk setiap tingkatan (SD-SMA) untuk mengikuti pameran keterampilan sekolah pada stan (tenda) yang disediakan di lokasi gebyar. Katanya, kegiatan tersebut digelar bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi para guru dan siswa yang terpendam selama ini supaya kembali muncul kepermukaan. Tidak itu saja, pagelaran tersebut untuk memancing semangat para siswa dan guru berkreasi serta menghilangkan kejenuhannya setelah beraktifitas melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat berdampak positif bagi masyarakat, khususnya yang berada sekitar lokasi. Setidaknya dapat menambah nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. "Kita berharap, kegiatan ini tidak saja bermanfaat bagi para guru dan siswa, tetapi juga bagi masyarakat sekitar lokasi untuk menambah pendapatannya (penghasilan)," ujarnya. (*/jun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026