Logo Header Antaranews Sumbar

Amartha Empower salurkan bantuan logistik bagi 32.000 mitra UMKM terdampak bencana di Sumatera

Jumat, 13 Maret 2026 19:26 WIB
Image Print
Amartha Empower bersama masyarakat setempat bergotong royong memperbaiki saluran irigasi yang kini kembali mengairi 53 hektare sawah dan 30 hektare ladang milik 735 warga di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. (DOC Amartha)

Padang (ANTARA) - Amartha Financial (Amartha) melalui Amartha Empower menyalurkan bantuan logistik kepada lebih dari 32.000 mitra UMKM terdampak bencana Sumatera dari dana yang terhimpun sebesar Rp2,5 miliar.

Chairman amartha.org. Aria Widyanto mengatakan, bantuan itu meliputi, renovasi sekolah, penyediaan air bersih, layanan dapur umum, perlengkapan tidur dan kebersihan, serta pendampingan psikososial bagi perempuan dan anak-anak.

"Platform digital, Amartha Empower telah mendapatkan izin sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sejak 2025 dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)," kata Aria dalam rilisnya, Jumat.

Penetapan ini memungkinkan Amartha Empower untuk menghimpun serta menyalurkan zakat, donasi, dan sedekah secara lebih terstruktur, sekaligus memperluas akses masyarakat dalam berkontribusi pada berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial di perdesaan.

Aria menambahkan, pengalaman mendampingi masyarakat pascabencana di Aceh, Sumut dan Sumbar menunjukkan bahwa ketangguhan lahir dari kekuatan kolektif.

Warga tidak menunggu bantuan, tetapi bersama-sama mencari solusi untuk memulihkan sumber penghidupan mereka.

Melalui diskusi dengan warga hingga gotong royong di lapangan, saluran irigasi yang rusak kini kembali mengaliri 53 hektare sawah dan 30 hektare ladang milik 735 warga di Kabupaten Agam.

"Dalam beberapa bulan ke depan, pemulihan ini diperkirakan dapat menghidupkan kembali aktivitas pertanian dengan potensi nilai panen hingga Rp3,8 miliar," kata Aria.

Salah satu penerima bantuan yang juga mitra Amartha di Jorong Toboh, Kabupaten Agam, Ira mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Amartha.

"Dukungan ini sangat berarti bagi warga Jorong Toboh karena membantu kami bangkit setelah bencana. Selain membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga, perbaikan saluran irigasi juga memungkinkan sawah dan ladang kami kembali dialiri air sehingga para petani dapat kembali menanam dan memulihkan mata pencaharian," kata Ira.

Ke depan, Amartha membuka peluang kolaborasi yang lebih luas agar semakin banyak inisiatif pemberdayaan masyarakat dapat terwujud melalui Amartha Empower.

Aria menambahkan, bagi Amartha, Amartha Empower bukan sekadar platform donasi, melainkan kelanjutan dari misi inti yakni memberdayakan masyarakat desa dan pelaku usaha mikro tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan maju bersama.

"Untuk itu, kami di Amartha Empower menyediakan ruang kolaborasi bagi pihak yang ingin memastikan setiap kontribusi dapat membangun dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di desa,” tutup Aria. (*)



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026