Logo Header Antaranews Sumbar

Kejari Pasaman Barat sediakan kebutuhan pokok murah bagi masyarakat

Kamis, 12 Maret 2026 17:28 WIB
Image Print
Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Tjut Zelvira didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ekadiana Oktavia saat meninjau stand pasar murah yang diadakan di halaman kantor kejaksaan setempat, Kamis (12/3/2026). ANTARA/Altas Maulana.

Simpang Empat (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga murah bagi masyarakat melalui kegiatan Ramadhan berkah pasar murah, Kamis.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Tjut Zelvira di Simpang Empat, Kamis, mengatakan kegiatan pasar murah yang diadakan di halaman kantor kejaksaan ini merupakan bentuk kehadiran kejaksaan di tengah masyarakat di sektor ekonomi berupa penyediaan pangan atau kebutuhan pokok murah

"Tujuannya jelas membantu masyarakat memperoleh harga kebutuhan pokok murah menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah," katanya.

Menurutnya pangan atau kebutuhan pokok yang disediakan adalah minyak goreng dijual dengan harga Rp15.700 per liter lebih mudah dari harga di pasar yang mencapai Rp16 ribu per liter.

Lalu beras dijual Rp62 ribu per lima kilogram jika pasaran mencapai Rp65.000 per lima kilogram, gula dijual Rp18 ribu per kilogram di bawah harga pasar Rp20 ribu per kilogram.

Kemudian telur dijual Rp46-Rp48 ribu per tray di bawah harga pasar Rp55 ribu per tray, cabe dijual Rp24 ribu per kilogram di bawah harga pasar Rp30 ribu per kilogram dan bawang dijual Rp26 ribu per kilogram di bawah harga pasar yang mencapai Rp35 ribu per kilogram.

Pasar murah yang diadakan, katanya, juga serentak dilakukan hari ini di jajaran Kejari se Sumbar.

"Ini bentuk kehadiran kejaksaan membantu masyarakat memperoleh pangan atau kebutuhan pokok murah bagi masyarakat. Masyarakat cukup menunjukkan kartu tanda penduduk saja," ujarnya.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, pihaknya juga melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saat pasar murah diantaranya kerajinan baju, sulaman, emping jagung mentega dan lainnya.

"Kegiatan ini dapat dilakukan dengan bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Koperasi dan UMKM," katanya.

Pihaknya bersama tim dari Pemkab Pasaman Barat juga terus mengawasi harga kebutuhan pokok atau pangan yang ada.

"Kepada pedagang diharapkan jangan menaikkan harga sembarangan karena bisa menyusahkan masyarakat," harapnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026