
Peserta JKN rasakan manfaat layanan kesehatan tanpa khawatir biaya

Bukittinggi (ANTARA) - Selama lima tahun terakhir, Widia Azura (18), warga Jalan Kampung Pinang, Jorong Mudik Simpang, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman, telah merasakan langsung manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam membantu kebutuhan layanan kesehatan dirinya dan keluarga.
Sebagai peserta JKN, Widia mengaku program tersebut memberikan rasa aman ketika membutuhkan pelayanan kesehatan tanpa harus khawatir terhadap biaya pengobatan yang sering kali tidak sedikit.
“Menurut saya JKN sangat bermanfaat karena bisa membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan secara maksimal tanpa perlu terlalu khawatir soal biaya ketika harus berobat,” kata Widia, Jumat (6/3).
Ia juga menilai prinsip gotong royong yang menjadi dasar penyelenggaraan Program JKN merupakan nilai penting yang dapat menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Prinsip gotong royong ini menurut saya sangat baik karena menumbuhkan rasa tolong-menolong, kekeluargaan, dan saling membantu antar warga negara. Disini bisa terlihat bahwa yang sehat menolong yang sakit. Saya sangat setuju dengan prinsip ini,” katanya.
Selama menjadi peserta JKN, Widia pernah memanfaatkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat dirinya terdaftar, yakni Puskesmas Simpati. Ia mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dari tenaga kesehatan saat menjalani pemeriksaan.
“Terakhir saya menggunakan JKN untuk berobat demam dan pilek di Puskesmas Simpati. Pelayanannya cukup memuaskan karena dokternya ramah dan melayani pasien dengan sepenuh hati tanpa ada perasaan membedakan dengan yang lain,” katanya.
Di tengah perkembangan teknologi saat ini, BPJS Kesehatan juga terus menghadirkan berbagai inovasi layanan digital untuk memudahkan peserta dalam mengakses layanan administrasi maupun informasi Program JKN.
Menurut Widia layanan digital seperti Aplikasi Mobile JKN secara langsung telah memberikan kemudahan bagi peserta yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Menurut saya layanan JKN yang sekarang sudah digital sangat membantu. Jadi lebih gampang untuk daftar, cek data, dan tidak perlu sering datang ke kantor. Fiturnya juga mudah dipahami sehingga bagi orang yang belum pernah menggunakannya sekalipun pasti akan merasa praktis,” jelasnya.
Ke depan, Widia berharap pelayanan BPJS Kesehatan dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat semakin mudah dalam mengakses layanan kesehatan.
“Harapan saya semoga pelayanannya makin cepat, dan tentunya selalu memprioritaskan masyarakat yang membutuhkan. Teruntuk faskes tentunya juga sama agar lebih baik lagi kedepannya. Tentu dengan JKN semua orang bisa merasa aman ketika ingin berobat tanpa takut soal biaya,” pungkasnya.
Pewarta: Alfatah
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
