Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Padang Pariaman agendakan wisata olahraga Pacu Kudo 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 12:20 WIB
Image Print
Seorang anak antusias melihat kuda dibawa sebelum diberlomba pada ajang Pacu Kudo yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak pada 5 sampai 6 April 2025. ANTARA/Aadiaat M. S. 

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menjadwalkan perhelatan budaya, wisata, dan olahraga tradisional tahunan Pacu Kudo 2026 pada 28 sampai 29 Maret 2026 di gelanggang Pacuan Kuda Duku Banyak, Kecamatan VII Koto.

“Pacu Kudo bukan hanya olahraga tradisional, tetapi juga identitas budaya kita. Melalui event (kegiatan) ini, kita ingin menghadirkan kebersamaan, menjaga tradisi, sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Sabtu.

Ia mengatakan Pacu Kudo bukan sekadar ajang olahraga tradisional tetapi juga momentum pelestarian budaya sekaligus kegiatan wisata yang dapat mendatangkan ribuan wisatawan sehingga menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Bupati juga menyatakan optimismenya bahwa Pacu Kudo 2026 akan kembali menjadi primadona wisata budaya yang memperkuat corak tradisi daerah karena kegiatan ini selalu dinantikan tidak saja warga kabupaten tersebut namun juga wisatawan dan perantau.

Untuk melancarkan kegiatan yang dilaksanakan pada momentum Lebaran 2026 tersebut, lanjutnya Pemkab Padang Pariaman telah melaksanakan pembentukan kepanitian, koordinasi dengan sponsor, hingga gotong royong pembersihan gelanggang yang diikuti perangkat daerah dan ASN.

Pemerintah setempat pun juga terus melakukan promosi kepada masyarakat luas serta sosialisasi kepada warga sekitar lokasi kegiatan guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan sukses.

“Kami mengundang seluruh masyarakat, urang 'awak' di kampung maupun di rantau, mari pulang dan ramaikan Pacu Kudo 2026. Jadikan ini hiburan rakyat sekaligus kebanggaan budaya Padang Pariaman,” tambahnya.

Sebelum pelaksanaan pacuan kuda, lanjutnya daerah itu melaksanakan Alek Nagari selama empat hari mulai dari 24 sampai 26 Maret 2026. Pada kegiatan budaya tersebut ditampilkan berbagai kesenian tradisional Minangkabau di antaranya indang, silek, ulu ambek, gandang tasa, serta pertunjukan budaya lainnya sebagai bentuk pelestarian adat dan tradisi lokal.

Sebelumnya, pada 2025 ajang pacuan kuda di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) dibuka oleh Gubernur Sumbar setelah sekitar 10 tahun kegiatan itu tidak aktif.

"Kami menyambut positif kegiatan pacuan kuda di Padang Pariaman, karena banyak dampak positifnya," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat membuka kegiatan itu di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak.

Ia mengatakan pacuan kuda masih menjadi salah satu olahraga yang diminati oleh masyarakat di Sumbar, sehingga diperkirakan puluhan ribu pengunjung menyaksikan perlombaan yang berlangsung pada 5 sampai 6 April tersebut.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026