Gol penalti PSIM bikin kalah Semen Padang FC

id bri super league,klasemen,semen padang, penalti, sepak bola

Gol penalti PSIM bikin kalah Semen Padang FC

PSIM Yogyakarta mengalahkan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (4/1/2026). (ANTARA/Luqman Hakim)

Padang (ANTARA) - Gol penalti menjadi ''mimpi buruk' bagi Semen Padang FC di awal tahun 2026, sehingga harus rela kalah dari PSIM Yogyakarta 0-1 pada lanjutan BRI Super League yang digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, Minggu (4/1/2026.

Gol kemenangan PSIM sekaligus 'pembunuh' bagi Semen Padang FC dicetak Jose Valente menit ke-64 dari titik putih penalti, setelah bek Pedro Matos dinyatakan melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Penalti menjadi mimpi buruk bagi tim asuhan Antonic Dejan. Pada menit ke-45 atau injury time, wasit Ko Hyung Jin sempat menunjuk titik putih penalti, namun setelah melakukan pengecekan VAR wasit menganulir keputusannya.

Pada laga itu, Semen Padang kehilangan salah satu pemain andalannya Wakasso sehingga cukup berpengaruh bagi sektor pertahanan tim Kabau Sirah.

Dengan kemenangan itu, PSIM naik ke peringkat ke-6 menyalip Persebaya dengan nilai 27 hasl 16 kali bertanding, 7 kali menang enam seri dan tiga kali kalah.

Sedangkan bagi Semen Padang kekalahan itu membuatnya tertahan di peringkat ke-16 dengan nilai 10 hasil 16 kali laga, tiga kali menang, sekali seri dan 12 kali kalah.

Semen Padang diuntungkan dengan hasil kekalahan Persijap dan Persis sehingga posisinya tidak merosot. Meski demikian masih tetap di zona merah degradasi.

Sementara pertandingan lainnya, Malut United membuktikan sebagai tim papan atas dengan meraih kemenangan telak atas PSBS Biak 6-2.

Sementara di Solo, tuan rumah Persis kalah dari tamunya Persita Tangerang 1-3, sehingga membuatnya tetap berada di posisi juru kunci atau dasar klasemen.

Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.