Logo Header Antaranews Sumbar

BPBD siagakan personel antisipasi luapan sungai pascahujan lebat

Selasa, 30 Desember 2025 18:56 WIB
Image Print
Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang meninjau peningkatan debit air di Kota Padang, Selasa (30/12/2025). Antara/HO-Humas BPBD Kota Padang

Kota Padang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyiagakan sejumlah personel dalam rangka mengantisipasi luapan sungai di beberapa titik rawan bencana pascahujan lebat yang mengguyur kota tersebut.

"Personel BPBD terus kita siagakan untuk mengantisipasi luapan sungai yang bisa membahayakan masyarakat," kata Kepala BPBD Kota Padang Hendri Zulviton di Kota Padang, Selasa.

Hendri Zulviton mengatakan pada Selasa sore debit air aliran sungai di daerah Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah, dan sungai di daerah Batu Busuak, Kecamatan Pauh sempat naik dari kondisi normal.

Peningkatan debit air di dua titik tersebut menyusul hujan yang mengguyur Kota Padang. Namun, saat ini curah hujan sudah mulai mereda dan diharapkan debit air pun ikut melandai.

"Ya tadi debit air di daerah Lubuk Minturun dan Batu Busuak memang sempat naik karena hujan lebat. Tapi sekarang hujan sudah mulai reda," ujarnya.

Meskipun demikian, Hendri mengatakan BPBD terus berkoordinasi dengan perangkat kecamatan hingga kelurahan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Sebab, dikhawatirkan aliran sungai tiba-tiba kembali meningkat drastis seperti kejadian bencana sebelumnya.

Selain itu, BPBD Kota Padang juga mengirimkan sejumlah personel untuk bersiaga di daerah-daerah rawan bencana terutama di pemukiman warga yang berdekatan dengan aliran Sungai Lubuk Minturun maupun di daerah Batu Busuak, Kecamatan Pauh.

"Kita sudah mengimbau warga agar menjauhi aliran sungai karena bisa membahayakan dengan peningkatan debit air," imbau dia.

Khusus di daerah Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah luapan sungai terjadi akibat tanggul darurat jebol imbas curah hujan yang terus terjadi di Kota Padang. Namun, hingga kini BPBD memastikan tidak ada korban jiwa atau warga yang terseret akibat luapan sungai.

"Hingga detik ini tidak ada kejadian luar biasa seperti rumah hanyut dan sebagainya," ujarnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026