Logo Header Antaranews Sumbar

Up date NU, sepakati muktamar bersama di Lirboyo

Kamis, 25 Desember 2025 16:43 WIB
Image Print
Rapat yang diinisiasi jajaran Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang juga dihadiri Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf serta jajaran Mustasyar PBNU di Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025). ANTARA/ HO-PBNU

Gus Muid, sapaan akrab KH Abdul Muid Shohib menambahkan kesepakatan tersebut dibuat untuk menjaga keteduhan dan kebersamaan NU.

"Ini untuk menjaga kebersamaan dan keteduhan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Kesimpulan ini berarti islah, bareng-bareng untuk Muktamar 2026. Waktu dan tempat menyusul," kata dia.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Besuk Pasuruan yang juga sebagai Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibbul Aman Aly menambahkan rapat di Kediri tersebut digelar atas perintah Rais Aam PBNU dan bertempat di Pesantren Lirboyo Kediri.

"Rapat ini adalah rapat Syuriyah PBNU, yang menyelenggarakan PBNU atas perintah Rais Aam hanya bertempat di Lirboyo (Pesantren Lirboyo Kediri). Jadi, keputusan ini keputusan resmi PBNU dengan mengundang mustasyar dan para Rais Aam," kata dia.

Rapat konsultasi yang diinisiasi oleh Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tersebut dihadiri oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, beserta jajaran Pengurus Syuriyah PBNU, yaitu KH Abdullah Kafabihi, KH Mu’adz Thohir, KH Imam Buchori.

Hadir pula KH Idris Hamid, H. Muhammad Nuh, Gus Muhib, Gus Yazid, Gus Afifuddin Dimyati, Gus Moqsith Ghozali, Gus Latif, Gus Sarmidi Husna, Gus Tajul Mafakhir, Gus Athoillah Anwar, dan Gus Nadzif.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf juga hadir beserta Pengurus Tanfidziyah PBNU H. Amin Said Husni.

Sementara itu, jajaran Mustasyar PBNU yang hadir antara lain KH Ma’ruf Amin, KH Anwar Manshur, KH Nurul Huda Djazuli, KH Abdullah Ubab Maimoen, dan KH Machasin.

 

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ketua Umum PBNU dan Rais Aam sepakati muktamar bersama

 



Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026