Relawan Peduli Dharmasraya bantu, Pemulihan di Perumahan Taruko Nanggalo Nanggalo

id Peduli Dharmasraya ,Bupati Annisa Suci Ramadhani ,Dharmasraya

Relawan Peduli Dharmasraya bantu, Pemulihan di Perumahan Taruko Nanggalo Nanggalo

Pulau Punjung (ANTARA) - Aroma lumpur basah masih tercium di jalan-jalan Perumahan Taruko RT 02/RW 03, Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Sisa banjir yang mengering di dinding rumah menjadi jejak bisu dari malam panjang yang baru saja berlalu. Namun pagi itu, suasana berbeda terlihat—sebuah kesibukan yang menandai datangnya harapan.

Dari arah perempatan jalur dua perumahan, rombongan berlogo Dharmasraya mulai mendekat. Sebanyak 50 relawan hadir dengan perlengkapan lengkap: sekop, selang, cangkul, gerobak dorong, serta logistik lapangan. Mereka datang bukan hanya untuk membantu, tetapi untuk tinggal dan bekerja selama lima hari penuh dalam proses pemulihan.

Ketua RT setempat, Alwi, mengaku lega dan terharu atas kedatangan tim tersebut.

“Kami senang dan sangat mengapresiasi kedatangan relawan dari Dharmasraya. Di tengah kelelahan warga, kehadiran mereka benar-benar menguatkan kami,” ujarnya.

Dharmasraya juga mengerahkan satu unit mobil damkar yang langsung difungsikan untuk menyemprot lumpur setebal sekitar 25 cm yang menutupi jalan dan halaman rumah warga. Semprotan air bertekanan tinggi itu mulai membuka jalur bersih, membuat lingkungan Taruko perlahan tampak kembali bernyawa.

Tak jauh dari lokasi, tenda dan dapur umum berdiri sebagai pusat penyediaan makanan bagi relawan dan masyarakat. Asap yang mengepul dari panci besar menjadi simbol kepedulian di tengah masa sulit.

Seluruh operasi kemanusiaan ini dipimpin oleh Plt Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Darisman, yang mengoordinasikan pembersihan dari satu titik ke titik lain. Penjabat Sekda Dharmasraya, Drs. Jasman Dt Bandaro Bendang, MM, turut turun langsung berbaur bersama relawan.

Gerak cepat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, yang sejak awal menegaskan pentingnya keterlibatan Dharmasraya dalam membantu daerah terdampak bencana di Sumatera Barat. Ia meminta agar tim lengkap dengan logistik dikirim dan bertugas minimal lima hari agar bantuan memberikan dampak nyata.

“Dharmasraya harus hadir, jangan setengah hati,” demikian arahan Bupati yang menjadi kekuatan moral bagi para relawan.

Di lapangan, dukungan itu semakin kuat dengan hadirnya Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, yang meninjau langsung lokasi, memberi motivasi kepada relawan, dan menyapa warga terdampak. Kehadirannya disambut oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, serta Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis.

Sepanjang hari, suara semprotan damkar, dentingan cangkul, dan langkah para relawan berpadu menjadi irama pemulihan. Sedikit demi sedikit, kawasan Taruko kembali menampakkan bentuk aslinya.

Bagi warga, hari itu bukan sekadar upaya pembersihan lingkungan. Itu adalah hari ketika bantuan benar-benar hadir—datang dari Dharmasraya, daerah yang berjarak 200 kilometer, namun memilih untuk membantu tanpa melihat batas wilayah.

Bagi para relawan Dharmasraya, lima hari ke depan adalah pembuktian bahwa pesan Bupati Annisa Suci Ramadhani tentang solidaritas dan kemanusiaan bukan sekadar kata-kata, melainkan tindakan nyata di lapangan.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.